Juni 21, 2019

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat WAPO (Wahana Pronatural Tbk)

britama.com, Wahana Pronatural Tbk (dahulu Wahana Phonix Mandiri Tbk) (WAPO) didirikan di Indonesia tanggal 7 Agustus 1993 dan memulai kegiatan komersial pada tanggal 7 Agustus 1993. Kantor pusat WAPO berdomisili di Gedung Bumi Mandiri Tower II Lantai 4 R. 406-407, Jalan Panglima Sudirman No. 66 – 68 Surabaya 60271 – Indonesia.

WAPO beberapa kali melakukan perubahan nama, antara lain:

  1. PT Golden Phoenix,
  2. PT Wahana Yuda Mandiri, per 30 Mei 1996
  3. PT Wahana Phonix Mandiri, per 31 Januari 2000
  4. Wahana Pronatural Tbk, per 01 Agustus 2012.

Telp : (62-31) 535-2705 (Hunting), Fax : (62-21) 535-2704.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Wahana Pronatural Tbk, antara lain: PT Hijau Sari (19,23%), PT Surya Pelangi Mandiri (19,23%), PT Mitra Niaga Sakti (10,58%) dan PT Pesona Bangun Mandiri (10,58%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan WAPO adalah dalam bidang perdagangan, pengangkutan dan agro bisnis. Kegiatan utama WAPO adalah perdagangan komoditas utama hasil pertanian dan hasil kelautan, diantaranya rumput laut kering, kopi, coklat dan candy (permen).

Pada tanggal 22 Juni 2001, WAPO melakukan Penawaran Umum Perdana Saham melalui PT. Bursa Efek Indonesia (Persero) (dahulu bernama PT. Bursa Efek Jakarta) sejumlah 200.000.000 lembar saham biasa dengan nilai nominal Rp100,- dan dengan harga penawaran Rp175,-. Penawaran umum perdana ini juga disertai dengan penerbitan 50.000.000 lembar Waran seri I. Waran tersebut memiliki jangka waktu pelaksanaan selama 3 tahun dan dapat dilaksanakan (exercised) mulai tanggal 21 Desember 2001 sampai dengan 21 Juni 2004.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp175,-
200.000.000
22-Jun-2001
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
320.000.000
22-Jun-2001

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Lia Tirtasaputra Komisaris Utama
Gunawan Ruslim Komisaris
 
Samin Direktur Utama
Indra Widyadharma Direktur
Hugeng Parhito Direktur Independen

Related posts