November 22, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat BNBA (Bank Bumi Arta Tbk)

britama.com, Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) didirikan 03 Maret 1967 dan beroperasi secara komersial tahun 1967. Kantor pusat Bank Bumi Arta Tbk berlokasi di Jl. Wahid Hasyim No. 234, Jakarta. Saat ini, Bank Bumi Arta memiliki 10 kantor cabang, 22 kantor cabang pembantu, 20 kantor kas dan 43 payment points yang seluruhnya berlokasi di Indonesia.

Telp: (62-21) 230-0893 (Hunting), Fax: (62-21) 310-2632, Call Center: (62-21) 230-0455.

Telex: -, Swift Code/Member Code: BBAIIDJA

Bank Bumi Arta menggabungkan usahanya (merger) dengan PT Bank Duta Nusantara pada tanggal 18 September 1976, sesuai dengan anjuran pemerintah untuk memperluas jaringan operasional perbankan dan meningkatkan struktur permodalan.

Pemegang saham yang memiliki saham 5% atau lebih saham Bank Bumi Arta Tbk, antara lain: PT Surya Husada Investment (45,45%), PT Dana Graha Agung (27,27%) dan PT Budiman Kencana Lestari (18,18%). Ketiga pemegang saham ini merupakan pemegang pengendali.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BNBA adalah melakukan usaha di bidang perbankan.

Pada tanggal 18 Mei 2006, BNBA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BNBA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 210.000.000 dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp160,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 01 Juni 2006.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp160,-
210.000.000
01-Jun-2006
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
2.076.900.000
01-Jun-2006
Tidak dicatatkan (Unlisted)
23.100.000
 

Catatan: Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum Pasal 4 Ayat 2 dan 3, yang antara lain menetapkan bahwa saham bank hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak-banyaknya 99%.

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Rachmat Mulia Suryahusada Presiden Komisaris
Daniel Budidharma Wakil Presiden Komisaris
R.M. Sjariffudin (Mohammad Syariffudin) Komisaris Independen
 
Wikan Aryono S. Presiden Direktur
Hendrik Atmaja Direktur
Tan Hendra Jonathan Direktur

Related posts