November 22, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat BNGA (Bank CIMB Niaga Tbk)

britama.com, Bank CIMB Niaga Tbk (dahulu Bank Niaga Tbk) (BNGA) didirikan 04 Nopember 1955. Kantor pusat Bank CIMB Niaga berlokasi di Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta. Saat ini Bank CIMB Niaga memiliki 156 kantor cabang, 586 kantor cabang pembantu, 34 kantor pembayaran, 30 Unit cabang Syariah dan 616 kantor layanan Syariah.

    Sejak berdirinya, BNGA telah mengalami 4 (empat) kali penggabungan usaha (merger), yaitu:
  1. Tanggal 22 Oktober 1973 dengan PT Bank Agung;
  2. Tanggal 30 November 1978 dengan PT Bank Tabungan Bandung;
  3. Tanggal 17 Oktober 1983 dengan PT Bank Amerta; dan
  4. Tanggal 1 November 2008 dengan Bank Lippo Tbk

Telp: (62-21) 250-5151, 250-5252, 250-5353 (Hunting), Fax: (62-21) 250-5205, Phone Banking: 14041.

Telex: 60875, 60876, 60877, Swift Code/Member Code: BNIAIDJA.

Pemegang saham mayoritas / pengendali BNGA adalah CIMB Group Sdn Bhd (Malaysia), dengan kepemilikain 96,92%. CIMB Group Sdn Bhd dimiliki seluruhnya oleh CIMB Group Holdings Berhad. Pemegang saham mayoritas CIMB Group Holdings Berhad adalah Khazanah Nasional Berhad (29,90%), sedangkan Khazanah Nasional Berhad adalah entitas yang dimiliki oleh Pemerintah Malaysia.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Bank CIMB Niaga adalah melakukan usaha di bidang perbankan, dan melakukan kegiatan perbankan lainnya berdasarkan prinsip Syariah. Bank CIMB Niaga mulai melakukan kegiatan perbankan berdasarkan prinsip Syariah pada tanggal 27 September 2004.

Pada tanggal 02 Oktober 1989, BNGA memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BNGA (IPO) kepada masyarakat sebanyak 5.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp12.500,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 29 Nopember 1989.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp12.500,-
5.000.000
29-Nop-1989
Saham Bonus (Bonus Shares) (1991 s/d 1997)
398.535.862
 
Pencatatan Terbatas (Partial Listing)
773.217
26-Feb-1991
Penawaran Terbatas (Right Issue I) @Rp5.000,-
5.252.500
23-Des-1992
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
46.090.811
01-Mar-1993
Koperasi
263.153
01-Mar-1993
Total Obligasi Konversi (1996 s/d 1997)
42.020.000
 
Penawaran Terbatas (Right Issue II) @Rp3.000,-
31.514.487
15-Nop-1996
Pemecahan Saham (Stock Split)
189.089.321
08-Sep-1997
Penawaran Terbatas (Right Issue III) 1:99 @Rp124,-
71.094.316.464
09-Ags-1999
Penambahan Saham
5.609.671.412
25-Apr-2001
Penambahan Saham Tanpa HMETD
16
21-Mei-2004
Pengabungan Saham (Reverse Stock)
-69.717.245.876
21-Mei-2004
Penghapusan Sebagian (Partial Delisting)
-3.912.503
20-Apr-2005
Penawaran Terbatas (Right Issue IV) @Rp330,-
3.949.757.610
09-Sep-2005
Konversi Opsi, ESOP dan Waran (2004 s/d 2008)
1.109.340.066
 
Penambahan Saham (Merger dengan Bank Lippo)
10.935.048.483
03-Nop-2008
Penawaran Terbatas (Right Issue V)
1.184.775.752
17-Jan-2011
Tidak dicatatkan (Unlisted)
251.316.068
 

Catatan: Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum Pasal 4 Ayat 2 dan 3, yang antara lain menetapkan bahwa saham bank hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak-banyaknya 99%.

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Dato’ Sri Nazir Razak Presiden Komisaris
Glenn Muhammad Surya Yusuf Wakil Presiden Komisaris
David Richard Thomas Komisaris
Ahmad Zulqarnain Onn Komisaris
Armida Salsiah Alisjahbana * Komisaris merangkap Komisaris Independen
Jeffrey Kairupan * Komisaris merangkap Komisaris Independen
Zulkifli M. Ali Komisaris merangkap Komisaris Independen
Pri Notowidigdo Komisaris merangkap Komisaris Independen
 
Tigor M. Siahaan Presiden Direktur
Wan Razly Abdullah Direktur
Rita Mas’Oen Direktur
Megawati Sutanto Direktur
Vera Handajani Direktur
John Simon Direktur
Lani Darmawan * Direktur
Pandji Pratama Djajanegara * Direktur
Frans Rahardja Alimhamzah * Direktur
Hedy Maria Helena Lapian * Direktur
Fransiska Oei Lan * Direktur merangkap Direktur Kepatuhan

*) efektif setelah mendapat persetujuan OJK atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & Proper test)

Related posts