Agustus 18, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat BNII (Bank Maybank Indonesia Tbk)

britama.com, Bank Maybank Indonesia Tbk (d/h Bank Internasional Indonesia Tbk / Bank BII) (BNII) didirikan 15 Mei 1959. Kantor pusat Bank Maybank beralamat di Sentral Senayan III, Jalan Asia Afrika No. 8, Gelora Bung Karno – Senayan, Jakarta 10270 – Indonesia. Bank Maybank memiliki 1 kantor pusat, 81 kantor cabang, 313 kantor cabang pembantu, 1 kantor cabang pembantu mikro, 23 kantor fungsional mikro, 1 kantor kas, 7 kantor cabang Syariah dan 2 kantor cabang pembantu Syariah.

Pada tanggal 31 Maret 1980 Bank Maybank melakukan penggabungan usaha (merger) dengan PT Bank Tabungan Untuk Umum 1859, Surabaya.

Telp: (62-21) 2922-8888 (Hunting), Fax: (62-21) 2922-8914, Phone Banking: 69811.

Telex: 61160 BII TH, Swift Code/Member Code: IBBKIDJA

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank Maybank Indonesia Tbk, yaitu: Sorak Financial Holdings Pte. Ltd (45,02%), Maybank Offshore Corporate Service (33,96%) dan UBS AG London (18,31%).

Pemegang pengendali utama Bank Maybank Indonesia adalah Malayan Banking Berhad (Maybank). Maybank mengendalikan Bank Maybank Indonesia melalui Sorak Financial Holdings Pte. Ltd dan Maybank Offshore Corporate Service (Labuan) Sdn. Bhd.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan BNII adalah melakukan usaha di bidang perbankan, dan melakukan kegiatan perbankan lainnya berdasarkan prinsip Syariah. Bank Maybank mulai melakukan kegiatan berdasarkan prinsip Syariah sejak bulan Mei 2003.

Bank Maybank memiliki anak usaha yang juga tercatat di Bursa Efek Indonesia, yakni Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF).

Pada tanggal 02 Oktober 1989, BNII memperoleh pernyataan efektif dari BAPEPAM-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham BNII (IPO) kepada masyarakat sebanyak 12.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp11.000,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 21 Nopember 1989.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana (IPO) @ Rp11.000,-
12.000.000
21-Nop-1989
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
100.000.000
18-Jul-1990
Saham Bonus (Bonus Shares) (1990 s/d 1999)
1.414.211.623
 
Penawaran Terbatas (Rights Issue I) @Rp4.000,-
52.717.184
15-Feb-1994
Dividen Saham (Stock Dividen)
35.144.789
27-Ags-1996
Pemecahan Saham (Stock Split)
967.184.602
04-Nop-1996
Penawaran Terbatas (Rights Issue II) @Rp750,-
1.289.579.469
16-Jan-1997
Konversi Waran (1997-2000)
10.624.640
 
Penawaran Terbatas (Rights Issue III)
62.040.289.500
06-Apr-1999
Penawaran Terbatas (Rights Issue III) Lanjutan
25.882.683.227
21-Jun-1999
Pengabungan Saham (Reverse Stock)
-82.678.976.048
13-Jun-2002
Konversi Opsi (2005 s/d 2006)
442.726.500
 
Penawaran Terbatas (Rights Issue IV)
38.118.959.874
11-Jul-2002
Penghapusan Sebagian (Partial Delisting)
-23.892.537
07-Sep-2006
Konversi Opsi I, II & III (2006 s/d 2008)
1.802.363.500
 
Penawaran Terbatas (Rights Issue V)
6.253.554.529
28-Apr-2010
Penawaran Terbatas (Rights Issue VI)
4.643.264.238
11-Jul-2013
Penawaran Terbatas (Rights Issue VII)
6.705.592.278
16-30 Des-2014
Tidak dicatatkan (Unlisted)
678.813.362
 

Catatan: Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum Pasal 4 Ayat 2 dan 3, yang antara lain menetapkan bahwa saham bank hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak-banyaknya 99%.

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Datuk Abdul Farid Bin Alias Presiden Komisaris
Spencer Lee Tien Chye Komisaris
Umar Juoro Komisaris
Budhi Dyah Sitawati Komisaris Independen
Achjar Iljas Komisaris Independen
Edwin Gerungan Komisaris Independen
 
Taswin Zakaria Presiden Direktur
Thilagavathy Nadason Direktur
Eri Budiono Direktur
Jenny Wiriyanto Direktur
Irvandi Ferizal Direktur
Restiana Ie Tjoe Linggadjaja Direktur
Effendi Direktur
Dhien Tjahajani Direktur Independen

Related posts