Desember 15, 2017

Select your Top Menu from wp menus

Sejarah dan Profil Singkat INPC (Bank Artha Graha Internasional Tbk)

britama.com, Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) didirikan tanggal 07 September 1973 dengan nama PT Inter-Pacific Financial Corporation dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1975 sebagai lembaga keuangan bukan bank. Kantor pusat Bank Artha Graha terletak Gedung Artha Graha, Kawasan Niaga Terpadu Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta Selatan 12190 – Indonesia. Bank Artha Graha memiliki 39 kantor cabang, 64 kantor cabang pembantu, 14 kantor kas, 12 payment point, 1 mobile terminal.

Pada tanggal 2 Februari 1993, PT Inter-Pacific Financial Corporation berubah nama menjadi PT Inter-Pacific Bank dan mendapatkan izin usaha sebagai bank umum dari Menteri Keuangan Republik Indonesia tanggal 24 Februari 1993. Kemudian tanggal 01 September 1998 PT Inter-Pacific Bank berubah nama menjadi Bank Inter-Pacific Tbk.

Pada tanggal 11 Juli 2005, PT Bank Inter-Pacific melakukan penggabungan (merger) dengan PT Bank Artha Graha, dimana PT Bank Artha Graha menggabungkan diri kedalam PT Bank Inter-Pacific Tbk. Setelah itu, tanggal 16 Agustus 2005 Bank Inter-Pacific Tbk berganti nama menjadi Bank Artha Graha Internasional Tbk

Telp: (62-21) 515-2168 (Hunting), Fax: (62-21) 515-3892, GrahaCall: 0-800-191-8880 atau (62-21) 515-2152.

Telex: -, Swift Code/Member Code: ARTGIDJA.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham Bank Artha Graha Internasional Tbk adalah PT Sumber Kencana Graha (16,70%), PT Cerana Arthaputra (10,10%), PT Arthamulia Sentosajaya (6,31%), PT Pirus Platinum Murni (6,31%), PT Puspita Bisnispuri (6,31%) dan PT Karya Nusantara Permai (5,44%).

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan INPC adalah melakukan usaha di bidang perbankan. INPC melakukan operasi komersial sebagai bank umum tanggal 24 Februari 1993.

Pada tanggal 10 Juli 1990, INPC memperoleh pernyataan efektif dari Bapepam-LK untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham INPC (IPO) kepada masyarakat sebanyak 5.000.000 dengan nilai nominal Rp1.000,- per saham dengan harga penawaran Rp9.750,- per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 23 Agustus 1990.

Sejarah Pencatatan Saham

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana (IPO) @ Rp9.750,-
5.000.000
23-Ags-1990
Pencatatan Sebagian (Partial Listing)
1.500.000
10-Sep-1990
Pencatatan Sebagian (Partial Listing)
3.042.800
08-Apr-1993
Saham Bonus (Bonus Shares)
9.542.800
19-Nop-1993
Pencatatan Sebagian (Partial Listing)
15.914.400
21-Jul-1997
Saham Bonus (Bonus Shares)
8.750.000
14-Sep-1998
Penawaran Terbatas (Right Issue I)
6.737.500.000
30-Sep-1999
Penghapusan Sebagian (Partial Delisting)
-96.875.000
01-Sep-2000
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
2.906.250.000
05-Jan-2001
Penambahan Saham (Merger)
20.347.234.677
13-Jul-2005
Penggabungan Saham (Reverse Stock)
-24.948.216.397
10-Jan-2007
Penawaran Umum Terbatas (Rights Issue II)
831.607.213
30-Mei-2007
Penawaran Umum Terbatas (Rights Issue III)
2.668.074.971
08-Jan-2009
Penawaran Umum Terbatas (Rights Issue IV)
4.468.066.033
19-Des-2012
Penawaran Umum Terbatas (Rights Issue V)
2.680.839.622
13 – 21 Des-2016
Tidak dicatatkan (Unlisted)
157.961.930
 

Catatan: Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.29 tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank Umum Pasal 4 Ayat 2 dan 3, yang antara lain menetapkan bahwa saham bank hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak-banyaknya 99%.

Dewan Komisaris dan Direksi

Nama
Jabatan
Kiki Syahnakri Komisaris Utama / Komisaris Independen
Tomy Winata Wakil Komisaris Utama
Sugianto Kusuma Wakil Komisaris Utama
Richard Halim Kusuma *) Komisaris
Melania Halim *) Komisaris Independen
Edijanto Komisaris Independen
 
Andy Kasih Direktur Utama
Alex Susanto Direktur Kepatuhan
Dyah Hindraswarini Direktur
Elizawatie Simon Direktur
Indra Sintung Budianto Direktur
Anas Latief Direktur
Andry Siantar **) Direktur

*) efektif setelah mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas penilaian kemampuan dan kepatutan (fit & Proper test)
**) Masih menjabat sebagai Komisaris Independen sampai dengan pengangkatan sebagai Direktur berlaku efektif sejak memperoleh persetujuan OJK atas fit & Proper test.

Related posts