Agustus 16, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Uni Eropa dan Singapore bahas Perdagangan Bebas

Anggota Perdagangan Uni Eropa (UE) Karel De Guht dan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Lim Hng Kiang pada Ahad (16/12) lalu di Singapura menyelesaikan perundingan mengenai perjanjian perdagangan bebas. Dengan demikian, Singapura menjadi negara ASEAN pertama yang menyelesaikan perundingan perdagangan bebas dengan UE. UE menyatakan, ini merupakan salah satu perjanjian perdagangan bebas yang paling sempurna yang pernah ditandatangani UE, sehingga menciptakan peluang baru untuk bekerja sama dengan perusahaan Singapura. Karel De Gucht menyatakan, UE tidak akan berhenti, dan berharap perjanjian ini akan membuka pintu bagi perundingan serupa dengan negara-negara ASEAN lainnya.

Menurut kesepakatan antara UE dan Singapura, semua produk yang diimpor UE dari Singapura akan mendapat pembebasan tarif dalam kurun waktu lima tahun. Pada saat perjanjian perdagangan bebas diberlakukan, diperkirakan akan menjangkau 80 persen daftar tarif ekspor Singapura ke Eropa. Sebagai imbalan, Singapura segera menyediakan pembebasan tarif preferensial atas produk yang diimpor dari UE.

Menurut media The Straits Times Singapura, perjanjian perdagangan bebas ini akan dinikmati utamanya oleh para eksportir Singapura pada sektor produk elektronik, farmasi, kimia, dan makanan olahan. Perjanjian itu juga akan menguntungkan pengusaha manufaktur otomotif Eropa untuk ekspor mobil ke Singapura, sehingga pada batas tertentu akan mendorong pemulihan ekonomi Eropa. UE juga merupakan sumber modal asing terbesar bagi Singapura. Volume investasi langsung UE di Singapura menduduki proporsi sebesar 63,5 persen dari volume investasi UE di ASEAN.

Kalangan bisnis di UE berpendapat, perjanjian ini akan memberi contoh bagi penandatanganan perjanjian perdagangan bebas dengan negara-negara ASEAN lainnya. Karel De Gucht menyatakan, yang menjadi pertimbangan adalah penyusunan standar pada industri jasa, selanjutnya berupaya memperluas standar itu ke seluruh kawasan. Analis menunjukkan, Singapura merupakan titik terobosan dalam meningkatkan kerja sama perdagangan antara UE dengan ASEAN, tujuannya adalah membentuk zona perdagangan bebas trans-regional antara kedua pihak dalam jangka panjang.

Analis berpendapat, tercapainya perjanjian perdagangan bebas juga bermanfaat bagi status Singapura dalam perdagangan global. Sejumlah negara ASEAN berniat untuk mengupayakan perundingan perdagangan bebas dengan UE, sebagaimana hal itu berkaitan dengan gagasan ASEAN untuk menjadi platform perdagangan utama di kawasan. (CRI)

Related posts