Januari 25, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Pemerintah target pertumbuhan ekonomi sebesar 6,4% pada tahun 2014

Presiden SBY belakangan ini menyampaikan pidato kenegaraan menyongsong HUT RI ke-68 tahun 2013 di gedung MPR / DPR RI Jakarta.

Dalam pidatonya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan, pendapatan negara dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2014 direncanakan mencapai Rp1.662,5 triliun.

Menurut Presiden SBY, RAPBN 2014 disusun dengan memperhatian sejumlah asumsi dasar makro, yaitu:

  1. Pertumbuhan ekonomi pada tahun 2014 diharapkan mencapai 6,4 persen;
  2. Laju inflasi pada tahun 2014 akan dijaga pada kisaran 4,5 persen;
  3. Asumsi nilai tukar rupiah rata-rata nilai adalah Rp9.750 per dolar AS;
  4. Asumsi rata-rata suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan, disusun pada tingkat 5,5 persen.;
  5. Asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) sebesar 106 dollar AS per barel;
  6. Asumsi lifting minyak mentah mencapai 870 ribu barel per hari, sementara lifting gas bumimencapai 1.240 ribu barel setara minyak per hari.

Untuk itu, Pemerintah meng-gariskan langkah-langkah, yaitu:

  1. mempertajam alokasi belanja untuk mendukung pembangunan infrastruktur, penciptaan kesempatan kerja, dan pengentasan kemiskinan.
  2. melakukan penghematan terhadap kegiatan-kegiatan yang kurang produktif, sepertibiaya perjalanan dinas, kegiatan rapat kerja, workshop, seminar, dan kegiatan yang sejenis.
  3. menyempurnakan kebijakan subsidi, di antaranya dengan mengubah secara bertahap sistem subsidi, dari subsidi harga menjadi subsidi yang lebih tepat sasaran.
  4. memperluas pelaksanaan reformasi birokrasi; dan
  5. menerapkan sistem reward dan punishment dalam pengalokasian anggaran.

Related posts