Januari 21, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

April 2014, terjadi Deflasi 0,02 Persen

britama.com, Badan Pusat Statistik – April 2014 terjadi deflasi sebesar 0,02 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,35. Deflasi April 2014 merupakan deflasi pertama kali dalam 4 bulan terakhir.

Deflasi terjadi karena adanya penurunan harga yang ditunjukkan oleh turunnya indeks beberapa kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok bahan makanan 1,09 persen dan kelompok sandang 0,25 persen. Sedangkan kenaikan indeks pada April 2014 terjadi pada kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,45 persen; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar 0,25 persen; kelompok kesehatan 0,61 persen; kelompok pendidikan, rekreasi, dan olah raga 0,24 persen; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan 0,20 persen.

Tingkat inflasi tahun kalender 2014 (year to date) sebesar 1,39 persen (inflasi Januari 1,07 persen, Februari 0,26 persen, Maret 0,08 persen dan deflasi April 0,02 persen)) dan tingkat inflasi tahun ke tahun (year on year) sebesar 7,25 persen.

Kota yang mengalami deflasi tertinggi terjadi di Jayapura yakni 1,79 persen dan terendah terjadi di Lhokseumawe 0,01 persen. Sedangkan kota yang mengalami Inflasi tertinggi terjadi di Pangkal Pinang 1,57% dan terendah di Jember dan Samarinda masing-masing 0,01%.

Sedangkan Komponen inti pada April 2014 mengalami inflasi sebesar 0,24%; dengan tingkat inflasi komponen inti tahun kalender 2014 sebesar 1,39% dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 4,66 persen.

Related posts