Oktober 23, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih BBRI tumbuh 17,62% Kuartal III 2014

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) membukukan laba bersih sebesar Rp18,16 triliun atau Rp735,99 per saham pada tahun 2014. Laba bersih Kuartal III tahun 2014 menunjukan perumbuhan kinerja sebesar 17,62% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Kuartal III tahun 2013 sebesar Rp15,44 triliun atau Rp643,94 persaham.

Hal ini disebabkan oleh meningkatnya Pendapatan Bunga dan Syariah perseroan dari Rp42,08 triliun pada Kuartal III tahun 2013 menjadi Rp54,43 triliun pada Kuartal III tahun 2014, dan Pendapatan Lain meningkat dari Rp5,51 triliun menjadi Rp6,71 triliun. Beban Bunga dan Syariah perseroan mengalami kenaikan dari Rp10,89 triliun menjadi Rp16,51 triliun, dan Beban Operasional mengalami kenaikan dari Rp16,50 triliun menjadi Rp19,43 triliun.

Pendapatan utama BBRI berasal dari Kredit Mikro, Ritel dan Korporasi dengan total pendapatan kredit pada Kuartal III tahun 2014 dan 2013 masing-masing sebesar Rp30,56 triliun dan Rp22,97 triliun. Di bawah ini adalah rincian pendapatan Kredit perseroan pada tahun 2014 dan 2013 yaitu sebagai berikut

  1. Mikro – Rp23,63 triliun dan Rp17,51 triliun.
  2. Ritel – Rp18,75 triliun dan Rp14,93 triliun.
  3. Korporasi – Rp4,97 triliun dan Rp3,39 triliun.

Selain pendapatan dari kredit yang memberikan distribusi terbesar ke Pendapatan Pokok perseroan, yaitu Pendapatan dari pembelian Efek dan Suku Bunga dari Obligasi pemerintah serta penempatan dana pada Bank BI dengan total pendapatan pada Kuartal III tahun 2014 dan 2013 yaitu masing-masing sebesar Rp5,55 triliun dan Rp4,97 triliun. Dan Pendapatan Syariah Kuartal III 2014 dan Kuartal III 2013 masing-masing sebesar Rp1,54 triliun dan Rp1,28 triliun.

Related posts