Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit USD 318 juta

Britama.com – Neraca perdagangan Indonesia kembali defisit pada Agustus 2014. Dengan ekspor senilai USD14,48 miliar dan impor USD14,79 miliar, terjadi defisit USD318,1 juta. Padahal, bulan sebelumnya neraca Perdagangan Indonesia sempat surplus USD0,13 miliar. Penyebab defisit adalah besarnya impor komponen migas. Terutama impor hasil minyak senilai USD2,04 miliar yang mayoritas adalah BBM. Kemudian impor minyak mentah tercatat USD314,5 juta.

Nilai defisit migas mencapai USD801,1 juta. Sementara non migas surplus. Nilai ekspor Agustus 2014 sebesar USD14,48 miliar, naik 10,63% dibanding Agustus 2013 dan 2,48% dibanding Juli 2014. Akumulasi ekspor selama Januari-Agustus 2014 adalah USD117,42 miliar, turun 1,52% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Ekspor non migas selama Januari-Agustus 2014 tercatat USD96,64 miliar, turun 1,29% secara tahunan.

Ekspor non migas terbesar masih di kelompok bahan bakar mineral (terutama batu bara) senilai USD14,49 miliar dan lemak dan minyak hewan/nabati (terutama minyak sawit mentah/CPO) USD13,77 miliar. Nilai impor Agustus tercatat USD14,79 miliar. Naik 13,69% dibanding Agustus 2013 dan 5,05% dibanding Juli 2014. Akumulasi impor sepanjang Januari-Agustus 2014 adalah USD118,83 miliar, turun 4,82% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor non migas Januari-Agustus 2014 tercatat USD89,46 miliar, turun 5,76%.Impor non migas Januari-Agustus 2014 terbesar adalah untuk mesin dan peralatan mekanik (USD17,26 miliar) serta mesin dan peralatan listrik (USD11,56 miliar).

Related posts