September 22, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Rancangan Merger Bank Saudara dan Bank Woori memperoleh Pernyataan Efektif OJK

britama.com, Bank Himpunan Saudara 1906 Tbk / SDRA akan melakukan Penggabungan usaha (Merger) dengan PT Bank Woori Indonesia atau dikenal Bank Woori (belum go public). Berdasarkan rasio konversi, dimana setiap satu saham di Bank Woori secara teoritis berhak atas 1.703.509,2 saham di Bank Saudara.

Pemegang saham publik Bank Saudara tidak setuju dengan rancangan Penggabungan dan bermaksud untuk menjual saham – saham wajib mengisi Formulir Pernyataan menjual saham dan memberikan instruksi jual kepada perusahaan efek untuk memindahkan saham miliknya ke rekening penampungan KSEI.

Para Pemegang saham Bank Saudara yang ingin menjual sahamnya akan dibayarkan sebesar Rp1.167,- per saham.

Pada tanggal 05 Nopember 2014, Rancangan Penggabungan Usaha ini telah memperoleh pernyataan Efektif dari OJK (Otoritas Jasa Keuangan) (Pengawas Pasar Modal). Setelah memperoleh pernyataan efektif maka, pada tanggal 07 Nopember 2014 melakukan Rapat Umum Pemegangan Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Saudara dan memperoleh persetujuan Penggabungan Usaha.

Perkiraaan jadwal waktu proses Merger, sebagai berikut:

Keterangan
Tanggal
Periode pernyataan kehendak pemegang saham publik yang bermaksud menjual sahamnya
11 – 17 Nop 2014
Perkiraan Pembayaran atas pembelian saham-saham pemegang saham publik yang menjual sahamnya
02-Jan-2015
Perkiraan Tanggal Efektif Penggabungan
19-Des-2014

Bank Woori merupakan bank hasil penggabungan usaha antara PT Bank Korea Commercial Surya dengan PT Hanil Tamara Bank, serta mengubah nama bank menjadi PT Bank Hanvit Indonesia pada tanggal 23 Nopember 1999. Baru pada tahun 2002 nama Bank berubah dari PT Bank Hanvit Indonesia menjadi PT Bank Woori Indonesia. Saat ini pemegang saham Bank Woori adalah Woori Bank, Korea (95,18%) dan Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) (4,82%).

Related posts