Oktober 31, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kadin Indonesia : Pertumbuhan Ekonomi berkisar 5,2-5,5% tahun 2015

Britama.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 sekitar 5,2%-5,5%, dengan asumsi stimulus fiskal dari penghematan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) akan efektif. Dampak kenaikan harga BBM bersubsidi terhadap inflasi hanya akan terasa beberapa bulan, setelah itu tingkat inflasi akan kembali ke jalur normal sekitar 5,0%-7,0%.

Kadin memprediksi nilai tukar rupiah pada tahun 2015 akan berada pada kisaran Rp12.000 – Rp12.800 per USD. Hal ini berkaitan dengan kebijakan pemerintah AS untuk mengakhiri Quantitative Easing (QE) serta suku bunga rendah di Amerika selama 4 tahun ini. Defisit neraca berjalan diprediksi belum bisa teratasi karena defisit neraca migas dan neraca jasa dengan banyaknya devisa negara yang digunakan untuk membiayai jasa kesehatan, pelayaran, dan asuransi ke luar negeri.

Pemerintah dinilai terlalu optimistis dalam memasang target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8% dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (RAPBN-P) 2015. Menteri Keuangan, Bambang Brodjonegoro, menyatakan pertumbuhan ekonomi 5,8% memang harus dicapai dengan upaya yang ekstra. Pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2015 secara baseline hanya tumbuh 5,3%.

Baseline ini telah memperhitungkan tambahan anggaran belanja infrastruktur dan tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Related posts