Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk / MIKA dilakukan oleh Kresna Graha Sekurindo Tbk (KREN) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek & Penjamin Emisi Efek dan PT Morgan Stanley Asia Indonesia, PT UBS Securities Indonesia, PT Deutsche Securities Indonesia serta PT CIMB Securities Indonesia bertindak sebagai Penjamin Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
12 Mar 2015
Masa Penawaran
16 – 18 Mar 2015
Tanggal Penjatahan
20 Mar 2015
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
23 Mar 2015
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
23 Mar 2015
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
24 Mar 2015

Jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum ini adalah sebanyak 261.913.000 lembar yang terdiri dari saham baru sebanyak 72.753.600 dan divestasi Lion Investments Partners B.V. sebanyak 189.159.400) dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp17.000,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan, antara lain: sekitar 56% untuk pembangunan gedung rumah sakit di Jakarta dan Surabaya, 20% untuk pembelian peralatan medis dan infrastruktur IT, 16% untuk pembelian tanah di Jakarta dan Surabaya dan 8% untuk ekspansi rumah sakit.

Kantor pusat PT Mitra Keluarga Karyasehat berlokasi di Jl. Letjen. Suprapto Kav 4, Jakarta Pusat 10510 dan kantor operasional berlokasi di Jalan Bukit Gading raya Kav 2, Kelapa Gading Jakarta 14240.

Kegiatan utama PT Mitra Keluarga Karyasehat adalah bergerak dalam bidang jasa konsultasi bisnis dan manajemen termasuk jasa manajemen rumah sakit. Saat ini, fokus utama PT Mitra Keluarga Karyasehat adalah rumah sakit Mitra Keluarga.

Untuk diketahui, sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat dimiliki oleh PT Griyainsani Cakrasadaya sebesar 34,00% dan Lion Investment Partners B.V. sebesar 66,00%.

Related posts