Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Bakrie Sumatera Plantations Tbk / UNSP anjilok pada Q1 2015

Britama.com – Kinerja PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) merosot pada Q1 2015 yang tercermin dari Laba bersih yang dialami pada Q1 2015 hanya mencapai Rp32,09 milair atau Rp2,34 per saham, sedangkan pada Q1 2014 Perseroan masih mencatat keuntungan bersih sebesar Rp296,89 miliar atau Rp21,64 per saham.

Merosotnya kinerja UNSP disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan yang mengalami penurunan dari Rp659,21 miliar menjadi Rp511,12 miliar. Pendapatan pokok perseroan terdiri dari Kelapa sawit dan Produk turunannya, Karet, Tandan buah segar, dan Jasa titip Olah. Kelapa sawit yang memberikan konstribusi terbesar ke Pendapatan pokok perseroan dengan Pendapatan Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp386,12 miliar dan Rp477,62 miliar, selain itu antara lain

  1. Karet – Rp129,15 miliar dan Rp180,99 miliar.
  2. Tandan buah segar – Rp5,14 miliar dan Rp9,31 miliar.
  3. Jasa titip olah – Rp2,11 miliar dan Rp2,58 miliar.
  4. Elimasi – Rp(11,41) miliar dan Rp(11,30) miliar.

Beban Pokok perseroan Q1 2015 mengalami penurunan sebesar 7,13% menjadi Rp418,92 miliar dari Beban Pokok Q1 2014 yaitu Rp451,09 miliar. Rugi kurs perseroan mencapai Rp433,56 miliar pada Q1 2015, naik dari Rugi kurs Rp348 miliar di Q1 2014. Beban Keuangan perseroan mengalami kenaikan dari Rp96,39 miliar menjadi Rp133,22 miliar. Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp94,50 miliar menjadi Rp133,55 miliar.

Total aset UNSP pada Q1 2015 mencapai Rp16,84 triliun, turun dari Rp17,44 triliun tahun 2014, utang perseroan mengalami penurunan dari Rp13,29 triliun menjadi Rp12,77 triliun.

Catatan

Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk pada Q1 2015 terdiri dari 2 bagian yaitu Rugi bersih dari Operasi yang dilanjutkan Rp478,06 miliar atau Rp(34,84) per saham, dan Laba bersih dari Operasi yang dihentikan Rp510,15 miliar atau Rp37,18 per saham.

Keuntungan Laba bersih dari operasi yang dihentikan adalah penjualan anak usaha Rp452,89 miliar dan untung kurs Rp68,85 milair, penghasil keuangan Rp6,42 miliar serta lainnya Rp1,74 miliar.

Pada tanggal 22 Januari 2015, 28 Januari 2015, 10 Maret 2015 dan 23 Maret 2015, masing-masing PP, TSP dan MMM telah menyelesaikan seluruh penjualan HGU dan perkebunannya kepada pembeli pihak ketiga dengan nilai masing-masing sebesar USD16.824.975 (angka penuh), USD52.253.472 (angka penuh) dan USD56.214.776 (angka penuh). Sebagai akibat dari transaksi ini, Kelompok Usaha mengakui keuntungan bersih atas penjualan HGU dan tanaman perkebunan sebesar Rp452,89 miliar sebagai bagian “Laba neto periode berjalan dari operasi yang dihentikan” pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian interim.

Related posts