Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Q1 2015, Indofarma Tbk / INAF masih merugi

Britama.comPT Indofarma Tbk (INAF) membukukan Kerugian bersih sebesar Rp19,94 miliar atau Rp6,44 per saham. Kerugian bersih tersebut sudah membaik bila dibandingkan dengan Kerugian bersih Q1 2014 yaitu Rp38,38 miliar atau Rp12,39 per saham.

Penuruan kerugian bersih INAF pada kuartal I 2015 tersebut didukung oleh Pendapatan yang meningkat 25,58% menjadi Rp155,07 miliar pada Q1 2014. Pendapatan INAF terdiri dari Penjualan obat, alat kesehatan, Diagnostik, dan lain-lain. Penjualan obat memberikan konstribusi terbesar ke pendapatan pokok perseroan dengan penjualan Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masings sebesar Rp152,68 miliar dan Rp125,12 miliar. Selain itu antara lain

  1. Alat Kesehatan – Rp22,49 miliar dan Rp27,83 miliar.
  2. Diagnostik – Rp0,002 miliar dan Rp1,82 miliar.
  3. Lain-lain – Rp19,56 miliar dan Rp0,31 miliar.

Beban Pokok penjualan mengalami kenaikan dari Rp104,38 miliar menjadi Rp140,55 miliar. Beban Usaha mengalami penurunan dari Rp91,08 miliar pada Q1 2014 menjadi Rp72,78 miliar, dan Beban Keuangan mengalami penurunan Rp9,60 miliar menjadi Rp7,77 miliar.

Aset INAF pada Q1 2015 mencapai Rp1,16 triliun, turun 7,20% menjadi Rp1,25 triliun pada tahun 2014, total utang perseroan mengalami penurunan dari Rp656,38 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp590,23 miliar pada Q1 2015.

Related posts