Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Q1 2015 : Laba bersih MAPI / Mitra Adiperkasa Tbk merosot 72,82%

Britama.com – Emiten retail baju, alat olah raga, asesoris dan barang harian PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) membukukan laba bersih pada Q1 2015 sebesar Rp12,28 miliar atau Rp7 per saham. Laba bersih tersebut menunjukkan kinerja Perseroan pada Q1 2015 merosot 72,82% bila dibandingkan dengan laba bersih pada Q1 2014 yaitu Rp47,16 miliar atau Rp28 per saham.

Merosotnya kinerja MAPI pada Q1 2015 tersebut terutama disebabkan oleh kerugian kurs pada Q1 2015 sebesar Rp3,11 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun 2014 mengalami kerugian kurs Rp23,87 miliar. Beban pokok pada Q1 2015 meningkat sebesar 13,99% menjadi Rp1,63 triliun dari beban pokok pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp1,43 triliun, Beban usaha Perseroan meningkat dari Rp1,12 menjadi Rp1,23 triliun, serta Beban keuangan meningkat dari Rp168,57 miliar menjadi Rp203,62 miliar.

Meskipun kinerja pada Q1 2015 merosot, tetapi penjualan pokok Perseroan tetap mengalami pertumbuhan 10,45% menjadi Rp2,96 triliun dari penjualan pokok pada Q1 2014 yaitu Rp2,68 triliun. Penjualan pada Q1 2015 dan Q1 2014 terdiri dari

  1. Penjualan retaik – Rp1,94 triliun dan Rp1,71 triliun.
  2. Departemen Store – Rp0,66 triliun dan Rp0,62 triliun.
  3. Kafe dan Restoran – Rp374,96 miliar dan Rp358,22 miliar.
  4. Lain-lain – Rp58,21 miliar dan Rp51,06 miliar.
  5. Eliminasi – Rp69,32 miliar dan Rp68,89 miliar.

Menanggapi kinerja keuangan, Fetty Kwartati, Corporate Secretary MAP menyampaikan, “Kondisi makro ekonomi telah mempengaruhi bisnis Perusahaan. Terlepas dari dampak terhadap pencapaian keuntungan bersih, kami tetap fokus pada strategi Perusahaan untuk mampu mencapai pertumbuhan jangka panjang. Kami telah melakukan investasi dengan memperkuat fondasi Perusahaan dan melalui peluang-peluang pertumbuhan yang baru, antara lain e-Commerce dan program CRM. Untuk menjalankan strategi investasi masa depan, maka diperlukan strategi jangka pendek demi meraih kekuatan pasar di masa yang akan datang. Hal inilah yang mempengaruhi biaya investasi dan keuntungan Perusahaan. Saat ini MAP tengah dalam proses transformasi dari yang semula murni peritel offline menjadi peritel multi-channel. Bisnis online yang dirancang oleh Perusahaan – untuk produk produk gaya hidup–direncanakan akan mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2015. Kami berharap inisiatif ini –bersamaan dengan inisiatif-inisiatif e-Commerce lainnya–akan mengubah MAP menjadi peritel omni-channel terkemuka di Indonesia.”

Hingga Q1 2015, MAPI telah memiliki lebih dari 1865 cabang di seluruh kota Indonesia dengan total Aset mencapai Rp8,94 triliun, tumbuh 2,88% dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp8,69 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp6,18 triliun pada tahun 2014 menjadi Rp6,42 triliun.

Related posts