Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Siloam International Hospitals Tbk / SILO tumbuh 28,46% pada Q1 2015

Britama.comPT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) mencatatkan pertumbuhan Pendapatan Operasi Kotor (GOR) dan EBITDA untuk kinerja keuangan konsolitasi Q1 2015, sebagai efek dari pertumbuhan ekonomi indonesia dan permintaan berkesinambungan atas Jasa Pelayanan Kesehatan yang berkualitas di seluruh Indonesia.

GOR tumbuh 30% menjadi Rp976 miliar di Q1 2015 dibandingkan dengan Rp751 miliar di Q1 2014, sementara EBITDA loncat 47% menjadi Rp162 miliar dari Rp110 miliar di Q1 2014 disebabkan oleh meningkatnya marjin EBITDA.

GOR tumbuh dengan stabil di mana tujuh rumah sakit matang dan berkembang dari Siloam memberikan konstribusi sebesar Rp595 miliar atau 61% dari GOR, sedangkan tiga belas rumah sakit baru menyumbang Rp378 miliar, mewakili 39% dari GOR. Anak perusahaan Siloam lainnya menyumbang Rp3 miliar atau 0,3% dari GOR.

Pendaftaran pasien rawat inap naik luar biasa hingga 42% menjadi Rp609 miliar sementara kunjungan rawat jalan tumbuh 31% menjadi Rp367 miliar. Laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas Rp34,53 miliar atau Rp29,87 per saham, tumbuh 28,46% dari Laba bersih Q1 2014 sebesar Rp26,88 miliar atau Rp23,25 per saham.

Perseroan saat ini mengoperasikan 20 rumah sakit di 14 kota di Seluruh Indonesia, dengan total kapasitas tempat tidur lebih dari 4800 didukung oleh lebih dari 1900 dokter spesialis dan dokter umum, serta 7000 perawat dan staf pendukung, untuk memberikan pelayanan kepada hampir 2 juta pasien yang membutuhkan kenyamanan dan pelayanan penuh kepedulian di rumah sakit Siloam.

Target Siloam untuk mempunyai lebih dari 50 rumah sakit pada 2007 dengan kapasitas tempat tidur sebanyak 10000 dan mencapai lebih dari lima belas juta pasien setiap tahunnya berjalan sesuai jadwal.

Romeo Lledo, Presiden Direktur Siloam, mengatakan “Kinerja keuangan Q1 2015 kami yang solid menunjukkan bahwa strategi dan model bisnis kami bekerja sesuai dengan rencana kami untuk mencapai pertumbuhan EBITDA saat kami melakukan program ekspansi, yang berjalan sesuai rencana menuju kepada lebih dari 50 rumah sakit beroperasi di Indonesia pada akhir tahun 2017.

Siloam merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), dinilai dari aset total dan pendapatan merupakan perusahaan properti terkemuka dan terbesar di Indonesia dengan land bank yang luas dan pendapatan tetap kuat. Bisnis LPKR terdiri dari residensial / township, retail mall, rumah sakit, hotel dan manajemen aset.

Aset SILO pada Q1 2015 mencapai Rp2,93 triliun tumbuh dari Rp2,84 triliun pada tahun 2014, dan Utang Rp1.25 triliun pada Q1 2015 meningkat dari Rp1,19 triliun pada tahun 2014.

Related posts