Oktober 27, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Summarecon Agung Tbk / SMRA merosot 10,11% pada Q1 2015

Britama.comPT Summarecon Agung Tbk (SMRA) membukukan laba bersih pada Q1 2015 sebesar Rp247,24 miliar atau Rp17 per saham. Laba bersih tersebut menunjukkan penurunan kinerja Perseroan di Kuartal I 2015 bila dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp275,05 miliar atau Rp19 per saham.

Merosotnya kinerja SMRA disebabkan oleh melonjaknya beban keuangan perseroan dari Rp21,74 miliar pada Q1 2014 menjadi Rp91,61 miliar pada Q1 2015, Beban Usaha juga mengalami kenaikan dari Rp353,29 miliar menjadi Rp387,82 miliar. Sedangkan beban pokok pendapatan mengalami penurunan dari Rp439,12 miliar menjadi Rp362,82 miliar.

Pendapatan pokok Perseroan mengalami kenaikan dari Rp938,22 miliar menjadi Rp942,06 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatan pokok Perseroan pada Q1 2015 dan Q1 2014 yaitu

  1. Penjualan Properti – Rp562,87 miliar dan Rp588,64 milar.
    • Bangunan Komersia / Ruko – Rp392,92 miliar dan Rp376,65 miliar.
    • Apartemen – Rp182,49 miliar dan Rp22,41 miliar.
    • Rumah – Rp7,39 miliar dan Rp37,82 miliar.
    • Kapling – Rp0,01 miliar dan Rp151,77 miliar.
  2. Pendapatan Sewa – Rp290,11 miliar dan Rp254,18 milar.
    • Mall dan Retail – Rp276,86 miliar dan Rp238,29 miliar.
    • Perkantoran – Rp5,63 miliar dan Rp10,05 miliar.
    • Hunian – Rp2,25 miliar dan Rp2,15 miliar.
    • Kormesial dan Lainnya – Rp5,38 miliar dan Rp3,69 miliar.
  3. Lainnya – Rp89,07 miliar dan Rp95,40 miliar.

Hingga akhir Maret 2015, total aset SMRA mencapai Rp16,22 triliun, meningkat 5,46% dari total aset tahun 2014 yaitu Rp15,38 triliun. Total utang mengalami kenaikan dari Rp3,99 triliun menjadi Rp4,29 triliun.

Related posts