Agustus 04, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) PT PP Properti Tbk (PPRO)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT PP Properti Tbk / PPRO dilakukan oleh PT Bahana Securities, PT CIMB Securities Indonesia, PT CLSA Indonesia, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
08 Mei 2015
Masa Penawaran
11 – 13 Mei 2015
Tanggal Penjatahan
15 Mei 2015
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
18 Mei 2015
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
18 Mei 2015
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
19 Mei 2015

Jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum ini adalah sebanyak 4.912.346.000 lembar saham dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp185,- per saham.

PP Properti didirikan pada tanggal 17 Desember 2013Kantor pusat PT PP Properti berlokasi di Plaza PP – Wisma Subiyanto, Lantai 2 Jl. Letjend TB Simatupang No. 57 Pasar Rebo, Jakarta 13760.

Kegiatan utama PP Properti adalah bergerak dalam jasa, pembangunan, dan perdagangan. Saat ini kegiataan PP Properti adalah melakukan pengembangan properti seperti apartemen, hotel, perkantoran, mall, pusat perdagangan dan perumahan yang dijual dan disewakan.

Untuk diketahui, sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PP Properti dimiliki oleh PP (Persero) Tbk (PTPP) sebesar 99,90% dan Yayasan Kesejahteraan Karyawan Pembangunan Perumahan (YKKPP) sebesar 0,10%.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan, antara lain:

  1. Sekitar 75% untuk berbagai rencana investasi yang mendukung rencana ekspansi PP Properti yang terdiri dari sebagai berikut:
    • Sekitar 27% untuk investasi properti berupa mall atas lahan yang telah dimiliki oleh PP Properti berlokasi di Surabaya dan Bekasi, dan akuisisi mall yang telah beroperasi dan berlokasi di Kalimantan;
    • Sekitar 23% untuk membeli beberapa bidang tanah di sekitar Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali;
    • Sekitar 21% untuk melakukan akuisisi hotel yang telah beroperasi di Kalimantan, dan juga untuk membangun hotel di atas tanah yang telah dimiliki oleh PP Properti di Sumatera, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Jawa; dan
    • Sekitar 4% untuk melakukan pengembangan kegiatan usaha melalui Entitas Anak dan/atau Entitas Asosiasi dan/atau penyertaan modal.
  2. Sekitar 15% untuk modal kerja Perseroan dalam proses pengembangan berbagai proyek Perseroan yang sedang berjalan, yaitu untuk proyek Grand Kamala Lagoon (Bekasi), Grand Sungkono Lagoon (Surabaya), Pavilion Permata 2 (Surabaya), Kawasan Dharma Husada (Surabaya), The Ayoma (Serpong), Gunung Putri Square (Bogor) dan Payon Amartha (Semarang), dan
  3. Sekitar 10% untuk pelunasan sebagian pinjaman kepada PP (Persero) Tbk (PTPP) atas hutang yang digunakan untuk modal kerja dan pembangunan Park Hotel Jakarta dan Park Hotel Bandung.

Related posts