September 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Rugi Kurs, Laba bersih MNC Investama Tbk / BHIT jadi minus pada Q1 2015

Britama.comPT MNC Investama Tbk (BHIT) membukukan kerugian bersih sebesar Rp207,80 miliar atau Rp(5,42) per saham pada Q1 2015. Dengan Kerugian tersebut, kinerja perseroan merosot drastis bila dibandingkan dengan Laba bersih sebesar Rp385,43 miliar atau Rp10,94 (Dilusian Rp10,91) per saham pada Q1 2014.

Penurunan kinerja tersebut disebabkan oleh Kerugian Kurs yang sangat besar pada Q1 2015 yaitu Rp572,62 miliar, sedangkan pada Q1 2014 mendapatkan keuntungan kurs sebesar Rp484,75 miliar. Pendapatan Pokok perseroan tetap mengalami kenaikan meskipun Perseroan membukukan kerugian bersih. Pendapatan Pokok meningkat 13,88% menjadi Rp3,20 triliun dari Pendapatan Pokok Q1 2014 yaitu Rp2,81 triliun. Pendapatan pokok Perseroan terdiri dari Pendapatan dari Media, Lembaga keuangan, lainnya. Pendapatan dari media yang memberikan konstribusi terbesar ke perseroan dengan pendapatan pada Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp2,59 triliun dan Rp2,34 triliun, selain itu antara lain

  1. Lembaga Keuangan – Rp326,52 miliar dan Rp218,21 miliar.
  2. Lainnya – Rp287,01 miliar dan Rp243,22 miliar.

Beban pokok Perseroan pada Q1 2015 mengalami kenaikan sebesar 17,26% menjadi Rp1,97 triliun dari Rp1,68 triliun pada Q1 2014, dan Beban Keuangan mengalami kenaikan dari Rp184,26 miliar menjadi Rp239,32 miliar. Sedangkan Beban Usaha juga mengalami Penurunan dari Rp486,05 miliar menjadi Rp529,24 miliar.

Pendapatan dari Entitas asosiasi pada Q1 2015 mengalami kenaikan sebesar 150,56% menjadi Rp51,24 miliar dari Rp20,45 miliar pada Q1 2014.

Total aset BHIT hingga kuartal I 2015 mencapai Rp48,65 triliun, naik dari Rp47,53 triliun pada tahun 2014. Total uang mengalami kenaikan dari Rp25,01 triliun menjadi Rp25,87 triliun.

Related posts