Oktober 20, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

TLKM cetak laba bersih pada Q1 2015 mencapai Rp3,81 triliun

Britama.com – Perusahaan telekomunikasi terbesar dan terkemuka di Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencetak laba bersih pada laporan Kuartal I 2015 mencapai Rp3,81 triliun atau Rp38,85 per saham, Laba bersih tersebut meningkat 6,13% dari Laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp3,59 triliun atau Rp36,92 per saham.

Pencapaian kinerja TLKM tersebut didukung oleh Pendapatan perseroan pada Q1 2015 mengalami pertumbuhan sebesar 11,15% menjadi Rp23,62 triliun dari pendapatan pada Q1 2014 sebesar Rp21,25 triliun. Pendapatan Telkom terdiri dari Pendapatan Telepon, pendapatan interkoneksi (interkoneksi domestik dan international), pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika, pendapatan sewa jaringan, pendapatan jasa telekomunikasi lainnya (Customer Premise Equipment (CPE) dan terminal pendapatan Sewa, E-paymnet, dan lainnya). Di bawah ini adalah rincian Pendapatan TLKM pada Q1 2015 dan Q1 2014 yaitu

  1. Pendapatan telepon – Rp10,68 triliun dan Rp10,38 triliun.
  2. Pendapatan Interkoneksi – Rp1,14 triliun dan Rp1,19 triliun.
  3. Pendapatan data, internet, jasa IT – Rp10,49 triliun dan Rp8,79 triliun.
  4. Pendapatan sewa jaringan – Rp0,23 triliun dan Rp0,34 triliun.
  5. Pendapatan Jasa telekomunikasi lainnya – Rp1,08 triliun dan Rp0,55 triliun.

Beban Usaha perseroan pada Q1 2015 mencapai Rp16,17 triliun, tumbuh 12,84% dari beban usaha pada Q1 2014 yaitu Rp14,33 triliun. Beban usaha perseroan terdiri dari Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi (Rp6,23 triliun pada Q1 2015 dan Rp5,19 triliun pada Q1 2014), Beban Penyusutan dan Amortisasi (Rp5,09 triliun dan Rp3,95 triliun), Beban Karyawan (Rp2,31 triliun dan Rp2,30 triliun), dan Beban Interkoneksi (Rp1,06 triliun dan Rp1,29 triliun), serta Beban Umum dan Pemasaran (Rp1,64 triliun dan Rp1,62 triliun, dan Pendapatan (Beban) Lainnya (Rp0,18 triliun dan Rp0,02 triliun).

Total aset Telkom hingga kuartal I 2015 mencapai Rp146,67 triliun naik dari Rp141,82 triliun pada tahun 2014. Total utang perseroan mengalami penurunan sedikit dari Rp55,69 triliun tahun 2014 menjadi Rp55,75 triliun pada Q1 2015.

Related posts