Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

2014: Untung Penjualan Anak Usaha dan Kurs, Rugi Bersih BUMI Menurun

britama.com – Bumi Resources Tbk (BUMI) membukukan Kerugian bersih tahun 2014 sebesar USD387,99 juta atau USD(0,01533). Kerugian bersih tersebut lebih rendah bila dibandingkan dengan Kerugian Bersih tahun 2013 yang mencapai USD609,01 juta atau USD(0,0300) per saham.

Berkurangnya kerugian BUMI bukan karena membaiknya kinerja Perusahaan, tapi karena besarnya untung Penjualan Anak Usaha dan kurs. Untung Kurs BUMI pada tahun 2014 mencapai USD127,09 juta, sedangkan pada tahun 2013 masih mengalami kerugian kurs sebesar USD136,81 juta, dan Penjualan Anak Usaha (Mountain Netherlands Investments B.V) kepada Sea Breezel B.V, afiliasi dari Country Forest Limited (anak usaha China Investment Corporation) yang memperoleh keuntungan yang sangat besar yaitu USD949,52 juta.

Pendapatan Pokok perseroan mengalami penurunan yang cukup besar dari USD3.55 miliar menjadi USD2,79 miliar atau menurun 21,41%, hal tersebut disebabkan harga rata-rata batubara menurun di sepanjang tahun 2014. Batubara merupakan porsi terbesar dari pendapatan Perseroan yaitu 99,28% dari total seluruh pendapatan pokok perseroan, sisanya adalah jasa kontraktor dan lainnya.

Beban Pokok Pendapatan menurun dari USD2,86 miliar menjadi USD2,30 miliar, dan Beban Usaha dan Lainnya mengalami penurunan dari USD456,16 juta menjadi USD424,50 juta, serta Beban penurunan nilai sebesar USD238,46 juta pada tahun 2014, sedangkan pada tahun 2013 tidak ada. Sedangkan Beban keuangan meningkat cukup besar dari USD660,95 juta menjadi USD864,16 juta.

Untuk Denda pajak perseroan meningkat dari USD29,88 juta menjadi USD120,31 juta, dan Beban amotisasi meningkat dari USD27,55 juta menjadi USD54,30 juta.

Hingga akhir tahun 2014, Aset BUMI mencapai USD6,50 miliar, turun 7,14% dari aset tahun 2013 yaitu USD7,50 miliar. Utang perseroan menurun sedikit dari USD7,31 miliar menjadi USD7,23.

Untuk diketahui, penjualan Mountain Netherlands Investments B.V kepada Sea Breezel B.V, untuk menyelesaikan sebagian dari sisa pokok pinjaman dengan Country Forest Limited sebesar USD1,3 miliar. Dimana di dalam Mountain Netherlands Investments B.V terdapat 19% saham Kaltim Prima Coal (KPC), IndoCoal Kaltim dan IndoCoal KPC.

Related posts