Oktober 31, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Gara kurs, laba bersih BUDI merosot 90,55% pada Q1 2015

Britama.comPT Budi Starch & Sweetener Tbk (BUDI) melaporkan penurunan laba bersih pada Q1 2015 sebesar 90,55% menjadi Rp3,32 miliar atau Rp0,82 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp35,14 mililar atau Rp8,57 per saham.

Merosotnya kinerja BUDI pada Q1 2015 tersebut terutama disebabkan oleh Kerugian kurs yang cukup besar yaitu Rp13,44 miliar, sedangkan pada Q1 2014 Perseroan membukukan keuntungan kurs mencapai Rp30,45 miliar, dan Pendapatan Perseroan mengalami penurunan dari Rp626,60 miliar menjadi Rp502,79 miliar. Penjualan atau Pendapatan pokok Perseroan terbesar didistribusikan dari Pasar Lokal dengan pendapatan pada Q1 2015 dan Q1 2014 masing-masing sebesar Rp493,73 miliar dan Rp579,06 miliar, sedangkan pasar Ekspor Rp9,06 miliar dan Rp47,54 miliar. Di bawah ini adalah rincian penjualan Perseroan pada Q1 2015 dan Q1 2014 yaitu

  1. Tepung tapioca – Rp298,43 miliar dan Rp391,94 miliar.
  2. Sweetener (gula) – Rp181,40 miliar dan Rp207,20 miliar.
  3. Karung Plastik – Rp15,72 miliar dan Rp20,49 miliar.
  4. Asam sitrat dan produk kimia lainnya – Rp6,75 miliar dan Rp6,98 miliar.

Beban pokok Pendapatan Perseroan menurun dari Rp538,92 miliar menjadi Rp451,92 miliar, dan beban usaha mengalami penurunan dari Rp39,49 miliar menjadi Rp26,95 miliar, dan beban keuangan juga menurun dari Rp30,66 miliar menjadi Rp28,71 miliar. Perseroan mendapatan keuntungan dari sertifikasi CER senilai Rp21,01 miliar pada Q1 2015.

Aset BUDI pada Q1 2015 mencapai Rp2,53 triliun, tumbuh dari aset tahun 2014 yaitu sebesar Rp2,48 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp1,56 triliun menjadi Rp1,51 triliun.

Related posts