Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih KIJA / Kawasan Industri Jababeka Tbk pada Q1 2015 anjilok 73,56%

Britama.com – Salah satu emiten kawasan industry terbesar PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) membukukan laba bersih pada Q1 2015 sebesar Rp80,22 miliar atau Rp3,96 per saham. Laba bersih tersebut anjilok bila dibandingkan dengan laba bersih pada Q1 2014 yaitu Rp303,43 miliar atau Rp14,91 per saham.

Anjiloknya kinerja KIJA disebabkan oleh meningkatnya Beban pokok Perseroan padahal pendapatan pokok masih mengalami penurunan. Beban pokok mengalami peningkatan dari Rp385,81 miliar menjadi Rp415,38 miliar atau naik 7,66%, Beban usaha juga mengalami kenaikan dari Rp75,51 miliar menjadi Rp83,83 miliar, serta Pendapatan (beban) keuangan mengalami penurunan dari Rp60,37 miliar menjadi Rp(125,38) miliar.

Pendapatan pokok KIJA pada Q1 2015 menurun 4,19% menjadi Rp695,42 miliar dari pendapatan pada Q1 2014 yaitu Rp725,84 miliar. Pendapatan lainnya mengalami peningkatan dari Rp8,22 miliar menjadi Rp23,85 miliar. Pendapatan pokok Perseroan pada Q1 2015 dan Q1 2014 terdiri dari

  1. Penjualan
    • Tanah matang – Rp88,80 miliar dan Rp203,48 miliar.
    • Tanah dan bangunan pabrik – Rp60,19 miliar dan Rp80,24 miliar.
    • Ruang Perkantoran dan Ruko – Rp32,49 miliar dan Rp16,50 miliar.
    • Tanah dan Rumah – Rp34,57 miliar dan Rp12,38 miliar.
  2. Tanah, Vila dan Pariwisata – Rp7,00 miliar dan Rp-
  3. Pembangkit tenaga listrik – Rp365,14 miliar dan Rp322,10 miliar.
  4. Jasa dan Pemeliharaan – Rp59,98 miliar dan Rp62,53 miliar.
  5. Dry port – Rp27,80 miliar dan Rp14,97 miliar.
  6. Golf – Rp14,83 miliar dan Rp11,81 miliar.
  7. Penyewaan Ruang kantor, pabrik dan ruko – Rp3,87 miliar dan Rp1,24 miliar.
  8. Kondominium – Rp0,76 miliar dan Rp0,59 miliar.

Aset KIJA pada Q1 2015 sebesar Rp8,72 triliun, meningkat sedikit dari aset tahun 2014 yaitu Rp8,51 triliun. Utang Perseroan meningkat dari Rp3,86 triliun tahun 2014 menjadi Rp3,98 triliun Q1 2015.

Related posts