Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) PT Anabatic Technologies Tbk (ATIC)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Anabatic Technologies Tbk / ATIC dilakukan oleh PT Bahana Securities selaku Penjamin Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
25 Jun 2015
Masa Penawaran
29 Jun – 02 Jul 2015
Tanggal Penjatahan
06 Jul 2015
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
07 Jul 2015
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
07 Jul 2015
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
08 Jul 2015

Jumlah saham yang ditawarkan dalam penawaran umum ini adalah sebanyak 375.000.000 lembar saham dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp700,- per saham.

PT Anabatic Technologies didirikan pada tahun 2012. Kantor pusat PT Anabatic Technologies berlokasi di Graha BIP Lantai 7 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 23 Jakarta 12930.

Ruang lingkup kegiatan PT Anabatic Technologies adalah bergerak di bidang usaha Sistem Integrasi Teknologi Informasi yang terdiri dari solusi system integrasi, layanan business process outsourcing, layanan teknologi informasi outsourcing, dan layanan distribusi dengan nilai tambah dan bisnis pendukungnya. Dalam pengembangan sistem integrasi PT Anabatic Technologies bekerjasama dengan IBM, Temenos, Microsoft, SAP, Oracle, Sungard, Huawei dan Altova:

Untuk diketahui, sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Anabatic Technologies dimiliki oleh PT Artha Investama Jaya (50,26%), Handoko Anindya Tanuadji (17,89%), PT Sam Investama (9,08%), PT Cahaya Fajar Mentari (5,34%), PT Flaminggo Mandiri (4,23%), Handojo Sutjipto (3,56%), A.F. Warsito Hans Tanudjaja (3,20%), PT Multi Sarana Edukasi (2,68%), Rosy Merianti Tanuadji (2,13%), dan Adrian Anindya Tanuadji (1,63%).

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan, antara lain: 1). sekitar 50% untuk pengembangan bisnis perseroan dan entitas anak meliputi pengembangan produk dan pengembangan pasar; 2). sekitar 30% untuk membayar utang dari PT Bank Resona Perdania, demand loan dari Bank OCBC Nisp Tbk (NISP), dan invoice financing dari Bank Permata Tbk (BNLI); 3). sisanya sekitar 20% untuk kebutuhan modal kerja.

Related posts