Januari 17, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kelebihan Produksi, Harga minyak dunia terpuruk

Britama.com – Harga minyak mentah dunia terpuruk. Sentimen timbul akibat kekhawatiran pasar terjadi oversupply di pasar global.

Harga minyak kontrak pengiriman September 2015 di bursa New York Merchantile Exchange merosot 1,49% ke USD50,10 per barel dibandingkan hari sebelumnya. Sedangkan dalam sepekan terakhir harga ambruk 3,26%.

Stok minyak di Cushing, Oklahoma, pangkalan minyak terbesar AS naik 885.000 barel per Jumat (17/7).

Rilis EIA dijadwalkan Rabu (22/7) malam, dengan prediksi stok minyak hanya berkurang 1,7 juta barel. Padahal pada pekan sebelumnya, stok minyak berkurang 4,3 juta barel. Akibatnya, cadangan minyak di AS masih di 100 juta barel atau di atas rata-rata lima tahun terakhir. Keadaan ini jelas buruk bagi harga minyak dunia.

Saat ini pelaku pasar sedang dihantui membengkaknya pasokan minyak Iran di pasar global. Sebelumnya, Iran dan enam perwakilan negara dunia berhasil mencapai kesepakatan nuklir. Tercapainya kesepakatan ini menjadi awal dibukanya keran produksi minyak Iran ke pasar global.

Pelaku pasar memperkirakan, Negeri para mullah itu bisa mengekspor 500.000-1 juta barel per hari dalam setahun mendatang. Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia juga akan menggenjot persediaan minyak.

Permintaan minyak masih mini. Hal tersebut diSebabkan oleh penggunaan bahan bakar terbesar pada musim panas di Eropa sudah berlalu. Indeks dollar AS Rabu (22/7) pukul 17.36 WIB yang naik 0,02% menjadi 97,345 membuat permintaan kian menyusut. Ini karena minyak diperdagangkan dalam dollar AS yang sedang mahal.

Harga minyak diperkirakan bergerak dikisaran 25, 55, 100 dan 150 basis poin dengan tren bearish.

Untuk itu harga minyak Kamis (23/7) di USD49,00-USD51,00 per barel dan sepekan di USD48 sampai USD51,5 per barel. Sedangkan Faisal memprediksikan, harga minyak hari ini akan di USD49 hingga USD52 per barel. Dan sepekan bergerak dalam rentang antara USD45 sampai USD53,50 per barel.

Related posts