Oktober 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih BBTN / Bank Tabungan Negara semester I 2015 melonjak 54,25%

Britama.com – Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melaporkan kinerja yang cemerlang pada Semester I 2015 dengan memperoleh laba bersih yang mencapai Rp831,16 miliar atau Rp79 per saham. Laba bersih tersebut mengalami lonjakkan sebesar 54,25% bila dibandingkan dengan laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp538,85 miliar.

Pencapaian Kinerja BBTN pada Semester I 2015 tersebut didukung oleh Pendapatan Pokok Perseroan yang mengalami peningkatan sebesar 14,06% menjadi Rp7,06 triliun dari Pendapatan pokok pada Semester I tahun 2014 yaitu Rp6,19 triliun, Pendapatan operasional Perseroan juga mengalami peningkatan dari Rp379,94 miliar menjadi Rp515,91 miliar. Pendapatan Pokok Perseroan terdiri dari Pendapatan Bunga dan Syariah. Pendapatan Bunga yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 masing-masing sebesar Rp6,83 triliun dan Rp6,00 triliun, sedangkan Pendapatan Syariah yaitu Rp230,60 miliar dan Rp195,85 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatan bunga pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu

  1. Kredit yang diberikan – Rp6,42 triliun dan Rp5,46 triliun.
  2. Giro pada BI dan Bank Lain – Rp29,33 miliar dan Rp26,50 miliar.
  3. Penempatan pada BI dan Bank Lain – Rp22,31 miliar dan Rp134,04 miliar.
  4. Giro pada BI dan Bank Lain – Rp29,33 miliar dan Rp26,50 miliar.
  5. Efek-Efek – Rp137,38 miliar dan Rp147,32 miliar.
  6. Obligasi Pemerintah – Rp222,66 miliar dan Rp230,88 miliar.

Beban Bunga dan Syariah Perseroan meningkat dari Rp3,52 triliun menjadi Rp3,90 triliun, dan Beban Operasional mengalami peningkatan dari Rp1,98 triliun menjadi Rp2,25 triliun.

Hingga Semester I 2015, Kantor cabang besar BBTN mencapai 87 (termasuk 22 Kantor Cabang Syariah), 247 cabang pembantu (termasuk 22 cabang pembantu syariah), 486 cabang kantor kas (termasuk 7 kantor kas syariah), dan 2948 cabang SOPP (System on-line Payment Poin / kantor pos on-line). Aset Perseroan mencapai Rp155,95 triliun pada Semester I 2015 meningkat dari aset tahun 2014 yaitu Rp144,58 triliun, dan total utang meningkat dari Rp132,40 triliun menjadi Rp143,19 triliun.

Related posts