Juni 13, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Metrodata Electronics Tbk / MTDL meningkat pada Semester I 2015

Britama.com – Salah satu Emiten distributor (komputer, handphone, laptop dan barang elektronic lainya) terbesar indonesia PT Metrodata Electronics Tbk (MTDL) membukukan pertumbuhan laba bersih pada Semester I 2015 sebesar 12,59% menjadi Rp82,73 miliar atau Rp36,84 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp73,48 miliar atau Rp32,72 per saham.

Pencapaian kinerja Semester I 2015 tersebut didukung oleh pertumbuhan penjualan sebesar 16,80% menjadi Rp4,38 triliun dari penjualan pada Semester I 2014 yaitu sebesar Rp3,75 triliun. Di bawah ini adalah rincian penjualan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 yaitu

  1. Perangkat keras (Komputer, Laptop, Handphone dan alat elektronik lainnya) – Rp3,53 triliun dan Rp3,04 triliun.
  2. Perangkat lunak – Rp0,47 triliun dan Rp0,41 triliun.
  3. Jasa – Rp0,12 triliun dan Rp0,30 triliun.

Rincian perseroan yang memberikan konstribusi pendapatan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 di atas 10% antara lain

  1. Asus Technology Pte Ltd – Rp1,52 triliun (34,79%) dan Rp819,83 miliar (21,87%).
  2. PT Hewlett Packard Indonesia – Rp809,51 miliar (18,50%) dan Rp809,80 miliar (21,61%).
  3. PT Lenovo Indonesia – Rp648,45 miliar (14,82%) dan Rp571,46 miliar (15,25%).

Beban pokok penjualan perseroan pada Semester I sebesar Rp4,07 triliun, naik dari Rp3,44 triliun pada Semester I 2014, dan Beban usaha mengalami kenaikan sedikit dari Rp146,24 miliar menjadi Rp159,81 miliar. Sedangkan beban keuangan mengalami penurunan dari Rp21,43 miliar menjadi Rp18,50 miliar.

Laba entitas asosiasi mengalami penurunan dari Rp3,17 miliar menjadi Rp2,30 miliar, Pendapatan (beban) lain-lain mengalami kenaikan dari Rp6,00 miliar menjadi Rp42,23 miliar.

Aset MTDL hingga Semester I 2015 mencapai Rp3,09 triliun, tumbuh 12,77% dari aset pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp2,74 triliun. Utang perseroan mengalami peningkatan dari Rp1,57 triliun menjadi Rp1,78 triliun.

Related posts