Juni 16, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Semester I 2015 : Gara kurs, MLIA alami kerugian sebesar Rp40,12 miliar

Britama.com – Industri Keramik, PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA) melaporkan kinerja yang kurang memuaskan pada Semester I 2015 dengan mencatat Kerugian sebesar Rp40,12 miliar atau Rp(31) per saham bila dibandingkan dengan kinerja pada Semester I 2014 yang masih membukukan laba bersih Rp330,95 miliar atau Rp254 per saham.

Kinerja MLIA yang merosot disebabkan oleh Kerugian kurs dan Keuntungan Penghapusan utang. Perseroan mendapatkan Kerugian kurs yang cukup besar pada Semester I 2015 ini yaitu Rp77,59 miliar, sedangkan pada periode yang sama tahun lalu Perseroan membukukan Keuntungan Kurs mencapai Rp48,91 miliar. Perseroan pada Semester I tahun lalu juga mendapatkan Keuntungan dari Penghapusan utang bunga senilai Rp215,55 miliar sedangkan pada periode yang sama tahun ini tidak ada.

Meskipun Perseroan alami kerugian Pada Semester I 2015, Penjualan Perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 2,18% menjadi Rp2,81 triliun dari Penjualan pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp2,75 triliun, Pendapatan lain Perseroan meningkat dari Rp22,55 miliar menjadi Rp81,94 miliar. Penjualan Perseroan pada Semester I 2015 dan Semester I 2014 terdiri dari

  1. Keramik – Rp2,38 triliun dan Rp2,39 triliun.
  2. Kaca Lembarang, Gelas dan Botol – Rp2,53 triliun dan Rp2,40 triliun.
  3. Eliminasi – Rp(2,10) triliun dan Rp(2,14) triliun.

Untuk beban pokok Perseroan mengalami peningkatan dari Rp2,16 triliun menjadi Rp2,33 triliun, dan Beban usaha meningkat dari Rp354,86 miliar menjadi Rp399,56 miliar, sedangkan beban Keuangan Perseroan menurun dari Rp176,90 miliar menjadi Rp142,69 miliar.

Aset MLIA pada Semester I 2015 mengalami penurunan sebesar 1,25% menjadi Rp7,13 triliun dari Aset tahun 2014 yaitu Rp7,22 triliun. Utang Perseroan mengalami penurunan dari Rp5,89 triliun menjadi Rp5,84 triliun.

Related posts