Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penggunaan kelapa sawit untuk Sektor Hilir sudah mencapai 60% tahun 2015

Britama.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution membuka Konferensi Pengembangan Industri Minyak Sawit Indonesia: “Lompatan Baru Industri Sawit Indonesia” di Hotel Borobudur, Rabu (9/9). Acara yang diselenggarakan oleh Dewan Minyak Sawit Indonesia, dihadiri juga oleh Mantan Menteri Pertanian Bungaran Saragih serta perwakilan Ketua Asosiasi di lingkungan kelapa sawit.

Menko Darmin menyampaikan bahwa kelapa sawit memegang peranan penting dalam perekonomian Indonesia. “Saya tidak usah menyebut angkanya, bukan hanya luas tanamanya, banyak orang yang bekerja di sektor ini”, ujar Menko Darmin.

Peran penting kelapa sawit bisa dilihat dari kontribusinya dalam perolehan Produk Domestik Bruto (PDB), penyerapan tenaga kerja dan nilai ekspor yang dihasilkannya. Pengembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia kini mencapai 10 juta hektar, pertumbuhan yang cepat ini telah menjadikan Indonesia sebagai produsen minyak sawit terbesar.

Tantangan besar, menurut Menko Darmin yang dihadapi oleh masyarakat kelapa sawit sekarang adalah mengembangkan kegiatan hilir kelapa sawit. “Jika lima tahun lalu, antara hulu dengan hilir kelapa sawit, barangkali perbandingannya 60:40. Hari-hari ini sudah mulai terbalik, 40:60”, tambahnya.

Di situasi sulit seperti sekarang ini, Menko Darmin juga berpesan bahwa perlu adanya sinergi dan saling bahu membahu antarpemain di sektor ini. Hal tersebut bertujuan untuk memelihara kesinambungan dari industri kelapa sawit dan menjaga agar harga kelapa sawit tidak terus merosot.

Related posts