Oktober 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih BSDE terkoreksi 44,96% menjadi Rp1,42 triliun Semester I 2015

Britama.com – Emiten perusahaan induk khusus properti dan konstruksi dari grup Sinarmas, PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) pada Semester I 2015 melaporkan laba bersih sebesar Rp1,42 triliun atau Rp75,24 per saham. Dengan Laba bersih tersebut, Kinerja BSDE pada Semester I 2015 mengalami penurunan sebesar 44,96% bila dibandingkan dengan Laba bersih Semester I 2014 yaitu sebesar Rp2,58 triliun atau Rp142,49 per saham.

Anjiloknya kinerja BSDE pada Semester I 2015 tersebut disebabkan adanya Laba bersih investasi (Keuntungan dari pembelian 25,99% saham PLIN di harga Rp2200 per saham) pada Semester I 2014 sebesar Rp1,58 triliun, sedangkan pada Semester I 2015 hanya untuk dari ventura berasama sebesar Rp0,45 miliar. Beban Pokok Pendapatan mengalami kenaikan dari Rp0,63 triliun menjadi Rp0,86 triliun, dan Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp654,79 miliar menjadi Rp807,28 miliar, serta Beban Keuangan mengalami melonjak dari Rp34,97 miliar menjadi Rp85,79 miliar.

Meskipun kinerja BSDE mengalami penurunan pada semester I 2015, Pendapatan Pokok perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 38,11% menjadi Rp3,37 triliun dari Pendapatan Pokok sebesar Rp2,44 triliun. Di bawah ini adalah rincian penjualan dan pendapatan real estat perseroan yaitu

  1. Penjualan Properti
    • Tanah dan bangunan – Rp2,71 triliun dan Rp1,82 triliun.
    • Tanah dan Bangunan Strata title – Rp126,84 miliar dan Rp151,98 miliar.
  2. Sewa – Rp324,61 miliar dan Rp270,14 miliar.
  3. Hotel – Rp41,52 miliar dan Rp49,46 miliar.
  4. Arena Rekreasi – Rp25,69 miliar dan Rp19,91 miliar.
  5. Pengelola Gedung – Rp130,78 miliar dan Rp124,98 miliar.
  6. Lain-lain – Rp12,11 miliar dan Rp7,86 miliar.

Aset BSDE pada akhir Juni 2015 mencapai Rp34,61 triliun (Kas Rp6,89 triliun), naik sebesar 22,69% dari total aset pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp28,21 (Kas Rp2,82 triliun) trilun, sedangkan total utang di Semester I 2015 mencapai Rp13,35 triliun, naik dari Rp9,78 triliun pada tahun 2014.

Related posts