Oktober 20, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih TINS / Timah Tbk Cuma Rp10,47 miliar pada Q3 2015

Britama.com – PT Timah Tbk (TINS) melaporkan keuangan Q3 yang berakhir pada 30 September 2015, dengan anjloknya laba bersih Perseroan sebesar 97,70% menjadi Rp10,47 miliar atau Rp0,14 per saham dari Laba bersih pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp454,85 miliar atau Rp61,08 per saham.

Kinerja TINS yang merosot tersebut disebabkan oleh penurunan harga jual timah rata USD16.516 per ton Q3 2015 sedangkan pada Q3 2014 USD22.668 per ton sehingga pendapatan Kotor Perseroan menurun dari Rp1,06 triliun menjadi Rp0,51 triliun atau turun 51,89%. Pendapatan kotor tersebut didapat dari pendapatan pokok dikurangi dengan Beban Pokok Perseroan.

Meskipun kinerja Perseroan merosot, Penjualan Perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 17,89% menjadi Rp5,14 triliun dari penjualan pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp4,36 triliun. Penjualan produk Perseroan terutama untuk ekspor dengan Pendapatan pada Q3 2015 dan Q3 2014 masing-masing sebesar R4,91 triliun dan Rp4,00 triliun, sedangkan Lokal hanya Rp110,26 miliar dan Rp246,37 miliar. Pendapatan Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 terdiri dari

  1. Logam Timah dan Tin Solder – Rp5,02 triliun dan Rp4,35 triliun.
  2. Batubara – Rp13,33 miliar dan Rp27,59 miliar.
  3. Tin Chemical – Rp106,90 miliar dan Rp76,83 miliar.
  4. Jasa galangan kapal – Rp4,09 miliar dan Rp10,22 miliar.
  5. Jasa Eksplorasi – Rp0,76 miliar dan Rp0,13 miliar.

Beban Pokok mengalami perseroan naik dari Rp3,30 triliun menjadi Rp4,63 triliun, dan Beban Kuangan TINS mengalami kenaikan dari Rp58,77 miliar menjadi Rp90,73 miliar, sedangkan Beban Usaha meningkat dari Rp489,85 miliar menjadi Rp433,80 miliar.

Perseroan memiliki Pendapatan lain yang cukup besar Yaitu Rp85,60 miliar pada Q3 2015, turun dari Rp105,23 miliar pada periode yang sama tahun 2014.

Beban Pajak Perseroan menurun dari Rp188,15 miliar menjadi Rp31,04 miliar.

Hingga 30 September 2015 atau Q3 2015 total Aset TINS mencapai Rp9,28 triliun turun sebanyak 5,69% dari Aset pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp9,84 triliun, sedangkan total Utang TINS juga mengalami penurunan dari Rp5,34 triliun tahun 2014 menjadi Rp4,04 triliun pada Q3 2015.

Related posts