Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Q3 2015 : Laba bersih TLKM / Telekomunikasi Indonesia naik sedikit

Britama.com – Perusahaan telekomunikasi terbesar dan terkemuka di Indonesia PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mencetak laba bersih pada laporan Q3 2015 mencapai Rp11,55 triliun atau Rp117,60 per saham, Laba bersih tersebut meningkat 2,48% dari Laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp11,27 triliun atau Rp115,53 per saham.

Pencapaian kinerja TLKM tersebut didukung oleh Pendapatan perseroan pada Q3 2015 mengalami pertumbuhan sebesar 15,01% menjadi Rp75,72 triliun dari pendapatan pada Q3 2014 sebesar Rp65,84 triliun. Pendapatan Telkom terdiri dari Pendapatan Telepon, pendapatan interkoneksi (interkoneksi domestik dan international), pendapatan data, internet, dan jasa teknologi informatika, pendapatan sewa jaringan, pendapatan jasa telekomunikasi lainnya (Customer Premise Equipment (CPE) dan terminal pendapatan Sewa, E-paymnet, dan lainnya). Di bawah ini adalah rincian Pendapatan TLKM pada Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu

  1. Pendapatan telepon – Rp33,97 triliun dan Rp31,92 triliun.
  2. Pendapatan Interkoneksi – Rp3,39 triliun dan Rp3,53 triliun.
  3. Pendapatan data, internet, jasa IT – Rp34,63 triliun dan Rp27,75 triliun.
  4. Pendapatan sewa jaringan – Rp0,85 triliun dan Rp0,84 triliun.
  5. Pendapatan Jasa telekomunikasi lainnya – Rp2,87 triliun dan Rp1,80 triliun.

Beban Usaha perseroan pada Q3 2015 mencapai Rp51,73 triliun, tumbuh 12,84% dari beban usaha pada Q3 2014 yaitu Rp43,89 triliun. Beban usaha perseroan terdiri dari Beban operasi, pemeliharaan dan jasa telekomunikasi (Rp21,30 triliun pada Q3 2015 dan Rp16,76 triliun pada Q3 2014), Beban Penyusutan dan Amortisasi (Rp13,50 triliun dan Rp12,04 triliun), Beban Karyawan (Rp9,21 triliun dan Rp7,40 triliun), dan Beban Interkoneksi (Rp2,70 triliun dan Rp3,68 triliun), serta Beban Umum dan Pemasaran (Rp5,97 triliun dan Rp6,07 triliun, dan Kerugian Kurs (Rp2,17 triliun dan Rp2,31 triliun), serta Pendapatan (Beban) Lainnya (Rp0,69 triliun dan Rp1,29 triliun). Beban Keuangan Perseroan meningkat dari Rp0,68 triliun menjadi Rp0,40 triliun.

Beban Pajak Perseroan meningkat dari Rp5,43 triliun menjadi Rp5,98 triliun.

Total aset Telkom hingga akhir September 2015 mencapai Rp158,39 triliun naik dari Rp141,82 triliun pada tahun 2014. Total utang perseroan mengalami meningkat dari Rp55,69 triliun tahun 2014 menjadi Rp71,31 triliun pada Q3 2015.

Related posts