Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Q3 2015, Pendapatan PTBA meningkat 8,81% menjadi Rp10,50 triliun

Britama.com – Salah satu produsen batubara terbesar yang mayoritas dimiliki oleh Negara, Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) mencetak pertumbuhan pendapatan usaha Perseroan sebesar 8,81 % menjadi Rp10,50 triliun pada Q3 2015 dibanding Rp9,65 triliun pada periode yang sama tahun 2014. Pendapatan Perseroan meningkat tersebut didukung oleh volume penjualan batubara meningkat dari 13,2 juta ton pada Q3 2014 menjadi 14,35 juta ton pada Q3 2015.

Pendapatan Perseroan seluruhnya berasal dari Penjualan batubara dengan komposisi penjualan terdiri dari 48% ekspor dan 52% penjualan dalam negeri (domestic). Ekspor dengan memberikan prioritas batubara berkalori tinggi yang mengalami peningkatan 5% menjadi 6,88 juta ton, dibanding 6,56 juta ton pada periode yang sama.

Walaupun penjualan perseroan meningkat cukup besar, akibat penurunan harga batubara laba bersih Perseroan tetap mengalami penurunan. Laba bersih Perseroan pada Q3 2015 turun sebesar 5,08% menjadi Rp1,50 triliun atau Rp690 per saham dari laba bersih pada Q3 2014 yaitu Rp1,58 triliun atau Rp727 per saham. Penurunan ini diakibatkan oleh lesunya ekonomi dunia yang berimbas dari penurunan harga batubara sekitar 15% sejak awal tahun 2015.

Untuk meningkatkan kinerjanya, PTBA telah menyelesaikan pembangunan 3 PLTU (Pembangkit listrik tenaga uap) dengan masing-masing kapasitas PTLU yaitu PLTU Tanjung Enim 3X10MW, PLTU Tarahan 2x8MW, dan PLTU Banjasari 2x110MW. Sering dengan itu PTBA sudah melakukan penyiapan lahan untuk Konstruksi PLTU Banko Tengah 2X620 MW (Sumsel 8), dan dijadwalkan selesai pada tahun 2019.

Related posts