November 23, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Ekonomi Lesu, Laba bersih ADMF / Adira anjlok 38,50%

Britama.com – Emiten pembiayaan kendaraan bermotor dan barang durable, PT Adira Dinamika Multinfinance Tbk (ADMF) mengumumkan penurunan kinerja pada Q3 2015 sebesar 38,50% dengan laba bersih sebesar Rp423,29 miliar atau Rp423 per saham dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp688,21 miliar atau Rp688 per saham.

Penurunan kinerja Perseroan tersebut disebabkan oleh lesu ekonomi Indonesia yang berimbas ke sector pembiayaan kendaraan bermotor yang tercermin dari Penurunan pendapatan Perseroan dari Rp6,15 triliun menjadi Rp5,99 triliun atau turun 2,67%. Berikut ini adalah rincian pendapatan Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu

  1. Pembiayaan Konsumen – Rp4,31 triliun dan Rp4,27 triliun.
    • Motor – Rp3,07 triliun dan Rp3,11 triliun.
    • Mobil – Rp1,23 triliun dan Rp1,16 triliun.
    • Barang Durable – Rp6,79 miliar dan Rp-.
  2. Sewa Pembiayaan – Rp0,20 triliun dan Rp0,17 triliun.
  3. Lain-lain – Rp1,48 triliun dan Rp1,71 triliun.

Beban Perseroan mengalami peningkatan dari Rp5,23 triliun menjadi Rp5,42 triliun. Beban usaha Perseroan terdiri dari Beban bunga , gaji tunjangan dan kerugian penurunan nilai pembiayaan konsumen, serta Beban usaha Perseroan. Beban bunga memberikan kontribusi terbesar ke Beban Perseroan dengan Q3 2015 dan Q3 2014 masing-masing sebesar Rp1,68 triliun dan Rp1,66 triliun, Beban Karyawaran Rp1,33 triliun dan Rp1,40 triliun, Penurunan nilai pembiayaan konsumen Rp1,33 triliun dan Rp1,22 triliun serta Beban usaha Rp0,90 triliun dan Rp0,80 triliun. Selain itu ada beban lain-lain.

Hingga Q3 2015, Aset ADMF mencapai Rp29,49 triliun, menurun sedikit dari aset tahun 2014 yaitu Rp29,93 triliun. Utang Perseroan menurun dari Rp25,90 triliun menjadi Rp25,28 triliun.

Related posts