Mei 15, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba Bersih Bank Pan Indonesia Tbk / PNBN anjlok 43,07% pada Q3 2015

Britama.com – Bank Pan Indonesia Tbk (PNBN) membukukan penurunan laba bersih pada Q3 2015 sebesar 43,07% menjadi Rp1,15 triliun atau Rp47,64 per saham dari Laba bersih Q3 2014 yaitu Rp2,02 triliun atau Rp84,03 per saham.

Meskipun Kinerja PNBN pada Q3 2015 mengalami penurunan, Pendapatan usaha Perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 10,98% menjadi Rp12,21 triliun dari Pendapatan pada Q3 2014 yaitu sebesar Rp11,29 triliun. Pendapatan operasional mengalami penurunan dari Rp1,56 triliun menjadi Rp711,77 miliar. Hampir seluruh Pendapatan usaha dikonstribusikan dari Pendapatan Bunga yaitu Rp8,06 triliun di Q3 2015 dan Q3 2014 sebesar Rp7,20 triliun, selain itu berasal dari Provisi dan Komisi Kredit Rp201,34 miliar dan Rp151,58 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatan usaha Q3 2015 dan Q3 2014 yaitu antara lain

  1. Pendapatan Bunga
    • Kredit – Rp11,08 triliun dan Rp10,05 triliun.
    • Efek-Efek Hingga Jatuh Tempo – Rp942,56 miliar dan Rp672,56 miliar.
    • Efek-Efek dijual kembali – Rp124,13 miliar dan Rp72,72 miliar.
    • Efek-Efek diperdagangkan – Rp68,34 miliar dan Rp79,92 miliar.
    • Provisi – Rp319,31 miliar dan Rp225,49 miliar.

Beban Bunga dan Beban Operasional mengalami kenaikan. Beban Bunga mengalami kenaikan sebesar 11,60% menjadi Rp7,33 triliun dari Beban bunga dan Syariah pada Q3 2014 yaitu Rp6,82 triliun, dan Beban Operasional mengalami kenaikan dari Rp2,86 triliun menjadi Rp3,53 triliun.

Beban Cadangan penurunan nilai kerugian aset keuangan melonjak dari Rp400,00 miliar menjadi Rp919,60 miliar.

Total aset Bank Pan Indonesia Tbk pada Q3 2015 mencapai Rp182,23 triliun, naik sedikit dari Total aset pada tahun 2014 yaitu Rp172,64 triliun. Total Utang perseroan mencapai Rp149,58 triliun naik dari total utang pada tahun 2014 yaitu Rp151,70 triliun.

Related posts