Oktober 20, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Dapat penghasilan pajak, Laba bersih TBIG melonjak 104,05% pada tahun 2015

Britama.com – Emiten Infrastruktur telekomunikasi PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melaporkan laba bersih pada tahun 2015 sebesar Rp1,43 triliun atau Rp304,71 per saham. Laba bersih tersebut melonjak sebesar 104,05% bila dibandingkan dengan laba bersih pada tahun 2014 yaitu Rp0,70 triliun atau Rp148,01 per saham.

Pencapaian kinerja TBIG pada tahun 2015 tersebut didukung oleh ada Keuntungan dari pajak senilai Rp355,83 miliar, sedangkan pada tahun 2014 beban pajak senilai Rp689,00 miliar, dan Pendapatan pokok Perseroan mengalami peningkatan sebesar 3,32% menjadi Rp3,42 triliun dari pendapatan pada tahun 2014 yaitu Rp3,31 triliun. Pendapatan pokok perseroan pada tahun 2015 dan tahun 2014 terdiri dari Sewa dan Pemeliharaan Menara. Di bawah ini adalah beberapa pelanggan utama TBIG pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu

  1. PT Telekomunikasi Selular – Rp1,32 triliun dan Rp1,22 triliun.
  2. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp826,18 miliar dan Rp733,77 miliar.
  3. PT XL Axiata Tbk (EXCL) – Rp511,76 miliar dan Rp467,86 miliar.
  4. PT Hutchison 3 Indonesia – Rp371,18 miliar dan Rp334,96 miliar.
  5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp195,27 miliar dan Rp259,68 miliar.
  6. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp92,51 miliar dan Rp82,14 miliar.
  7. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – Rp0 miliar dan Rp101,21 miliar.
  8. PT Axis Telekom Indonesia – Rp0 dan Rp35,43 miliar.
  9. Lainnya – Rp102,66 miliar dan Rp74,54 miliar.

Untuk Beban Pokok Perseroan menurun dari Rp509,82 miliar menjadi Rp448,91 miliar, Sedangkan Beban Keuangan Perseroan meningkat dari Rp1,42 triliun menjadi Rp1,60 triliun, Serta Beban usaha meningkat dari Rp291,69 miliar menjadi Rp311,42 miliar.

Aset TBIG pada tahun 2015 mencapai Rp22,80 triliun, tumbuh sedikit dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp21,63 triliun. Utang Perseroan mengalami peningkatan dari Rp19,53 triliun menjadi Rp21,21 triliun.

Related posts