November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

ADRO, INDY dan UNTR akan ikut garap Proyek Listrik senilai USD10,6 miliar atau 5,2 GW

Britama.com – Tiga emiten tambang batu bara segera memulai megaproyek pembangkit listrik 5,2 gigawatt senilai US$10,6 miliar setara dengan Rp140 triliun pada pertengahan tahun. Ketiga emiten itu adalah Adaro Energy Tbk (ADRO), Indika Energy Tbk (INDY), dan United Tractors Tbk (UNTR). Masing-masing emiten tersebut menjajaki bisnis kelistrikan untuk diversifkasi usaha saat harga komoditas batu bara masih rendah.

Sebagai catatan tambahan, Aset ADRO hingga tahun 2015, Aset ADRO mencapai USD5,96 miliar, turun 7,02% dari aset pada tahun 2014 yaitu sebesar USD6,41 miliar. Utang Perseroan menurun dari USD3,15 miliar menjadi USD2,61 miliar.

Total Aset INDY hingga akhir Maret 2016 mencapai USD2,13 miliar, turun sedikit dari USD2,15 miliar pada tahun 2015, total utang INDY pada Q1 2016 sebesar USD1,31 miliar, turun dari USD1,32 miliar pada tahun 2015.

Total aset UNTR pada Q1 2016 sebesar Rp61,88 triliun, naik sedikit dari Total aset 2015 yaitu Rp61,72 triliun, dan Total utang pada Q1 2016 mencapai Rp22,05 triliun, turun sedikit dari total utang 2015 yaitu Rp22,47 triliun.

Related posts