November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Bali Tower dapat fasilitas pinjaman senilai Rp75 miliar dari BSIM

Britama.com – Berdasarkan keterbukaan informasi dari Bali Tower Tbk (BALI) pada tanggal 15 April 2016, BALI mendapatkan fasilitas pinjaman dari Bank Sinarmas Tbk (BSIM) mencapai Rp75 miliar pada tanggal 14 April 2016 dengan masa waktu 60 bulan sejak perjanjian tersebut.

Atas pinjaman tersebut, Perseroan menjaminkan seluruh unit tower mikro seluler (MCP) beserta piutang usaha yang ditimbulkan dari tower yang akan dibangun Perseroan di wilayah seluruh Indonesia pada umumnya dan wilayah Jabodetabek pada khususnya.

Dari fasiltas pinjaman tersebut, Perseroan telah mengambil pinjaman senilai Rp20 miliar dengan masa waktu pinjaman 1 tahun (12 bulan), dana tersebut akan digunakan untuk pembelian (termasuk pembayaran down payment) komponen tower MCP maupun jaringan FTTH), dengan jaminan seluruh persedian barang yang akan dibeli dengan menggunakan pembiayaan dari fasilitas tersebut.

Sebagai informasi tambahan, Total Utang BALI pada akhir tahun 2015 mencapai Rp704,17 miliar, melonjak 59,78% dari Rp440,71 miliar pada tahun 2014.

Utang tersebut melonjak terutama disebabkan oleh Peningkatan Pinjaman jangka panjang Bank (1-5 tahun) dari Rp195,07 miliar menjadi Rp329,12 miliar pada tahun 2015, dan utang jangka Pendek (Kurang dari setahun) meningkat dari Rp66,20 miliar menjadi Rp85,40 miliar, jadi seluruh utang bank Perseroan meningkat dari Rp261,27 miliar menjadi Rp414,52 miliar, dan Hampir seluruh pinjaman tersebut berasal dari Bank Sinarmas yaitu 94,77%, sisanya dari Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan Bank J Trust Indonesia d/h Bank Mutiara Tbk (BCIC).

Untuk total Aset BALI meningkat dari Rp808,76 miliar tahun 2014 menjadi Rp1,20 triliun pada tahun 2015.

Related posts