Desember 02, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Cadangan Kerugian terlalu besar, Bank Permata / BNLI cetak kerugian Rp376,25 miliar Q1 2016

Britama.com – Bank dari Grup Astra, PT Bank Permata Tbk (BNLI) melaporkan kinerja pada Q1 tahun 2016 yang kurang memuaskan dengan mencetak Kerugian bersih sebesar Rp376,25 miliar atau Rp(32) per saham dibandingkan Laba bersih Q1 tahun 2015 yaitu Rp567,49 miliar atau Rp48 per saham.

Penurunan kinerja Perseroan pada Q1 2016 tersebut terutama disebabkan oleh
Pencadangan kerugian penurunan Perseroan yang mengalami lonjakan 541,67% menjadi Rp1,54 triliun dibandingkan Rp0,24 triliun pada Q1 tahun 2015, dan Pendapatan usaha Perseroan yang mengalami penurunan sebesar 7,56% menjadi Rp3,79 triliun dari Pendapatan pada Q1 tahun 2015 yaitu sebesar Rp4,10 triliun, dan Pendapatan operasional mengalami peningkatan sedikit dari Rp307,86 miliar menjadi Rp336,00 miliar. Hampir seluruh Pendapatan usaha dikonstribusikan dari Pendapatan Bunga yaitu Rp3,44 triliun di Q1 tahun 2016 dan Q1 tahun 2015 sebesar Rp3,75 triliun, selain itu berasal dari Syariah Rp0,35 triliun dan Rp0,35 triliun. Berikut ini adalah rincian pendapatan usaha Q1 tahun 2016 dan Q1 tahun 2015 yaitu antara lain

  1. Pendapatan Bunga
    • Kredit – Rp3,02 triliun dan Rp3,32 triliun.
    • Efek-Efek tujuan Investasi – Rp233,17 miliar dan Rp273,91 miliar.
    • Penempatan BI dan Bank Lain – Rp66,34 miliar dan Rp42,05 miliar.
    • Tagihan Akseptasi – Rp37,35 miliar dan Rp50,22 miliar.
    • Aset Keuangan untuk diperdagangkan – Rp33,39 miliar dan Rp30,83 miliar.
    • Efek-Efek diperdagangkan – Rp24,68 miliar dan Rp17,45 miliar.
    • Tagihan Lainnya-Trade Finance – Rp16,43 miliar dan Rp4,02 miliar.
    • Giro pada BI – Rp9,95 miliar dan Rp14,42 miliar.
  2. Syariah – Rp0,35 triliun dan Rp0,35 triliun.

Untuk Pendapatan Provisi dan Komisi menurun dari Rp317,24 miliar menjadi Rp311,28 miliar.

Beban Bunga dan Syariah mengalami penurunan dari Rp2,68 triliun menjadi Rp2,32 triliun, sedangkan Beban Operasional mengalami kenaikan dari Rp1,06 triliun menjadi Rp1,08 triliun

Total aset Bank Permata pada Q1 tahun 2016 mencapai Rp174,72 triliun, turun 4,36% dari Total aset pada tahun 2015 yaitu Rp182,69 triliun. Total Utang perseroan menurun Rp163,88 triliun turun pada tahun 2015 menjadi Rp156,23 triliun pada Q1 2016.

Related posts