November 27, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (08/04/2016) : Perhatikan emiten ADRO, JPFA, KIJA, dan PTBA

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Engulfing, Penutupan di atas 665, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 750. Penurunan di bawah 640, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 680-695 target 705-730 stop loss di bawah 640.

Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Double bottom, Penutupan di bawah 790, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rebound terbatas dan rawan profit taking, selama di bawah 890. Rekomendasi: Beli 815-830 target 845 – 865 stop loss di bawah 860.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 246, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 270. Rekomendasi: Beli 254-259 target 263-269 stop loss di bawah 240.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Netral, Candle Bullish Hammer, penutupan di bawah 6800, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 7000. Penurunan di bawah 6100 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 6450 – 6600 target 6700 – 6900 stop loss di bawah 6100.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (07/04/2016), sebagai berikut: ADRO asing (jual Rp22,76 miliar dan beli Rp21,80 miliar), JPFA asing (jual Rp0,19 miliar dan beli Rp0,61 miliar), KIJA asing (jual Rp0,42 miliar dan beli Rp0), PTBA asing (jual Rp20,05 miliar dan beli Rp9,00 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts