November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja Q1 2016: Kerugian Bersih INDY mencapai USD4,85 juta

Britama.com – Pada Q1 2016, PT Indika Energy Tbk (INDY) melaporkan kinerja yang kurang bagus dengan mencetak kerugian bersih sebesar USD4,85 juta atau USD(0,0009) per saham, angka negative tersebut anjlok dibandingkan Laba bersih sebesar USD11,62 juta atau USD0,0022 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Anjloknya kinerja INDY pada Q1 2016 tersebut disebabkan oleh Pendapatan Pokok INDY yang mengalami penurunan cukup besar yaitu 37,94% menjadi USD195,08 juta dari pendapatan pokok Q1 2015 yaitu USD314,35 juta, dan Pendapatan asosiasi perseroan juga menurun dari USD30,82 juta menjadi USD16,74 juta. Pendapatan pokok perseroan terdiri dari pendapatan kontrak dan jasa, dan penjualan batubara, denga Pendapatan kontrak dan jasa yang memberikan konstribusi terbesar dengan pendapatan Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar USD152,73 juta dan USD233,26 juta, dan penjualan batubara sebesar USD42,34 juta dan USD81,08 juta. Penjualan batubara seluruhnya di Ekspor.

Beban Pokok pendapatan menurun dari USD282,07 juta menjadi USD174,68 juta, dan Beban Keuangan menurun dari USD17,84 juta menjadi USD15,80 juta. Sedangkan Beban Usaha mengalami peningkatan dari USD23,87 juta menjadi USD26,76 juta.

Total Aset perseroan hingga akhir Maret 2016 mencapai USD2,13 miliar, turun sedikit dari USD2,15 miliar pada tahun 2015, total utang INDY pada Q1 2016 sebesar USD1,31 miliar, turun dari USD1,32 miliar pada tahun 2015.

Related posts