November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih ADRO / Adaro Energy Tbk naik sedikit pada Q1 2016

Britama.com – Salah satu emiten batubara terbesar di Indonesia, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan peningkatan kinerja pada Q1 2016 sebesar 1,07% menjadi USD59,69 juta atau USD0,00187 (dilusian USD0,00174) dibandingkan USD59,06 juta atau USD0,00185 (dilusian USD0,00172) juta per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian kinerja ADRO pada Q1 2016 tersebut terutama didukung oleh Keuntungan kurs sebesar USD4,73 juta pada Q1 2016, sedangkan pada Q1 2015 masih mengalami kerugian sebesar USD6,57 juta. Untuk Pendapatan Perseroan masih mengalami penurunan dari USD710,95 juta menjadi USD586,44 juta, berikut ini adalah rincian penjualan Perseroan pada Q1 2016 dan Q1 2015 yaitu

  1. Pertambangan dan perdagangan batubara – USD550,64 juta dan USD661,53 juta.
  2. Jasa Pertambangan – USD88,13 juta dan USD103,18 juta.
  3. Logistik – USD47,01 juta dan USD45,37 juta.
  4. Lainnya – USD19,78 juta dan USD21,64 juta.
  5. Eliminasi – USD(119,12) juta dan USD(120,78) juta.

Ekspor merupakan pasar utama Perseroan dengan penjualan pada Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar USD415,46 juta dan USD534,51 miliar, sedangkan domestic USD149,40 juta dan USD142,18 juta, di bawah ini adalah rincian pasar ekspor ADRO, yaitu

  1. Tiongkok – USD59,13 juta dan USD129,91 juta.
  2. India – USD63,63 juta dan USD70,08 juta.
  3. Jepang – USD56,64 juta dan USD76,89 juta.
  4. Korea – USD59,93 juta dan USD73,50 juta.
  5. Lain-lain – USD176,13 juta dan USD184,12 juta.

Beban Pokok Perseroan menurun dari USD545,30 juta menjadi USD432,36 juta, dan beban usaha mengalami penurunan dari USD42,42 juta menjadi USD41,39 juta, serta Beban Keuangan menurun dari USD10,95 juta menjadi USD10,66 juta.

Untuk Beban Pajak Perseroan mengalami peningkatan dari USD42,92 juta menjadi USD44,85 juta.

Hingga Q1 2016, Aset ADRO mencapai USD5,95 miliar, turun sedikit dari aset pada tahun 2015 yaitu sebesar USD5,96 miliar. Utang Perseroan menurun dari USD2,61 miliar menjadi USD2,53 miliar.

Related posts