November 30, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Bank Rakyat Indonesia / BBRI naik sedikit Q1 2016

Britama.com – Kinerja PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) pada Q1 2016 mengalami pertumbuhan sebesar 1,79% dengan Laba bersih mencapai Rp6,25 triliun atau Rp253,39 per saham dibandingkan Rp6,14 triliun atau Rp249,03 per saham pada periode yang sama tahun 2015.

Pertumbuhan kinerja BBRI pada Q1 2016 ini didukung oleh Pendapatan bunga dan syariah perseroan meningkat sebesar 9,01% menjadi Rp22,75 triliun dari Pendapatan Bunga dan Syariah pada Q1 2015 yaitu sebesar Rp20,87 triliun, dan Pendapatan Operasional lain Perseroan meningkat dari Rp2,78 triliun menjadi Rp3,47 triliun. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan bunga yang pada Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar Rp22,10 triliun dan Rp20,26 triliun, di Bawah ini adalah rinciannya

  1. Pendapatan Bunga
    • Kredit – Rp19,35 triliun dan Rp17,38 triliun.
    • Efek-efek – Rp1,92 triliun dan Rp1,93 triliun.
    • Penempatan pada BI dan Bank Lain – Rp244,83 miliar dan Rp354,69 miliar.
    • Giro pada BI – Rp55,71 miliar dan Rp64,28 miliar.
    • Lain-lain – Rp516,30 miliar dan Rp527,76 miliar.
  2. Pendapatan Syariah – Rp0,65 triliun dan Rp0,61 triliun.

Perlu diketahui Pada Q1 2016 BRI telah memulai bisnis asuransi dengan memperoleh pendapatan Premi sebesar Rp569,99 miliar, dan Beban Claim sebesar Rp558,12 miliar.

Untuk Beban Bunga dan Syariah Perseroan menurun dari Rp7,36 triliun menjadi Rp6,91 triliun, sedangkan Beban Operasional Perseroan meningkat dari Rp7,38 triliun menjadi Rp8,51 triliun, dan Beban Penyisihan cadangan penurunan nilai melonjak dari Rp1,57 triliun menjadi Rp3,61 triliun.

Total aset BRI pada Q1 2016 mencapai Rp864,94 triliun, turun sedikit dari total aset tahun 2015 yaitu sebesar Rp878,43 triliun. Total utang mengalami penurunan dari Rp765,30 triliun tahun 2015 menjadi Rp752,11 triliun pada Q1 2016.

Related posts