November 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih PPRO / PP Properti tumbuh 12,84% pada Q1 2016

Britama.com – PT PP Properti Tbk (PPRO) pada Q1 2016 melaporkan kinerja yang mengembirakan dengan pertumbuhan laba bersih mencapai 12,84% menjadi Rp90,63 miliar atau Rp6,46 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun lalu yaitu sebesar Rp80,32 miliar atau Rp5,72 per saham.

Pencapaian kinerja PPRO pada Q1 2016 ini didukung oleh pendapatan pokok Perseroan yang mengalami peningkatan sebesar 37,59% atau naik dari Rp387,89 miliar menjadi Rp533,70 miliar, berikut ini adalah rincian Pendapatan Perseroan pada Q1 2016 dan Q1 2015 terdir dari

  1. Penjualan Realti – Rp505,71 miliar dan Rp373,12 miliar
    • Penjualan Apartemen – Rp504,24 miliar dan Rp63,02 miliar.
    • Penjualan Rumah – Rp1,48 miliar dan Rp14,13 miliar.
  2. Penjualan Properti – Rp27,99 miliar dan Rp14,77 miliar
    • Pendapatan Hotel – Rp21,46 miliar dan Rp10,39 miliar.
    • Pendapatan Sewa – Rp2,37 miliar dan Rp2,79 miliar.
    • Pendapatan Service Charge – Rp4,16 miliar dan Rp1,60 miliar.

Beban Pokok Perseroan meningkat dari Rp270,19 miliar menjadi Rp389,54 miliar, dan Beban usaha meningkat dari Rp9,20 miliar menjadi Rp17,42 miliar, sedangkan Beban keuangan menurun dari Rp11,40 miliar menjadi Rp10,58 miliar.

Pada Q1 2016, Aset PPRO meningkat dari Rp5,32 triliun menjadi Rp5,96 triliun atau naik 12,03%. Utang Perseroan meningkat dari Rp2,80 triliun menjadi Rp3,35 triliun.

Sebagai catatan, PPRO telah menghabiskan dana sebesar Rp175,13 miliar pada Q1 2016 ini untuk belanja modal. Dana tersebut digunakan untuk penambahan investasi entitas asosiasi senilai Rp98,56 miliar, dan Aset tetap dalam penyelesaian senilai Rp74,71 miliar (Bangunan, Tanah Mall, Komersial Area (Grand Kamala Lagoon ditargetkan selesai tahun 2017) serta Mall&Hotel (di Dharma Husada dan Park Hotel Jakarta) – Total yang diinvetasikan telah mencapai Rp845,84 miliar), serta uang muka untuk investasi Properti.

Related posts