November 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih ROTI tumbuh 29,87% pada Q1 2016

Britama.com – Kinerja PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) pada Q1 2016 mengalami pertumbuhan sebesar 29,87% menjadi Rp86,34 miliar atau Rp17,06 per saham dari Laba bersih Q1 2015 sebesar Rp66,84 miliar atau Rp13,13 per saham.

Pertumbuhan kinerja ROTI pada Q1 2016 didukung oleh pertumbuhan penjualan yang cukup besar yaitu 17,75% atau tumbuh dari Rp518,86 miliar Q1 2015 menjadi Rp610,98 miliar Q1 2016. Penjualan dari Roti Tawar Sari Roti yang memberikan konstribusi terbesar ke Penjualan utama perseroan dengan pendapatan pada Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar Rp427,89 miliar dan Rp341,87 miliar, selain itu antara lain

  1. Roti Manis Sari Roti – Rp252,07 miliar dan Rp242,23 miliar.
  2. Dorayaki – Rp10,90 miliar dan Rp2,55 miliar.
  3. Kue Sari – Rp1,06 miliar dan Rp0,83 miliar.
  4. Mini Bun – Rp- dan Rp3,18 miliar.
  5. Lain-lain – Rp2,14 miliar dan Rp2,38 miliar.
  6. Retur – Rp(82,88) miliar dan Rp(74,18) miliar.

Beban Pokok perseroan meningkat dari Rp243,91 miliar di Q1 2015 menjadi Rp286,81 miliar di Q1 2016, dan Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp177,92 miliar menjadi Rp210,77 miliar, sedangkan Beban Keuangan mengalami kenaikan dari Rp17,31 miliar menjadi Rp16,61 miliar.

Total aset perseroan hingga Q1 2016 mencapai Rp2,77 triliun naik dari Rp2,71 triliun di tahun 2015, dan Total Utang mengalami penurunan dari Rp1,52 triliun di tahun 2015 menjadi Rp1,49 triliun pada Q1 2016.

Perlu diketahui, ROTI telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp91,00 miliar pada Q1 2016, dana tersebut digunakan untuk pembelian Aset tetap senilai Rp87,10 miliar, dan Uang muka pembelian aset tetap senilai Rp3,12 miliar, sisanya Rp0,89 miliar untuk aset tak berwujud. Pembelian aset tetap terbesar digunakan untuk Bangunan dan Pengembangan senilai Rp68,32 miliar, sisanya untuk peralatan kantor, Mesin dan peralatan, serta aset dalam penyelesaian.

Related posts