November 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih SGRO / Sampoerna Agro pada Q1 2016 merosot 15,39%

Britama.com – Salah satu Emiten perkebunan sawit terbesar di dunia PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO) melaporkan penurunan kinerja pada Q1 2016 sebesar 15,39% dengan laba bersih menjadi Rp14,02 miliar atau Rp8 per saham dibandingkan Rp16,57 miliar atau Rp9 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja SGRO pada Q1 2016 disebabkan oleh Beban Pokok Perseroan yang mengalami kenaikan sebesar 43,70% menjadi Rp571,12 miliar dari Rp397,44 triliun, Beban usaha dan lainya meningkat dari Rp78,27 miliar menjadi Rp87,38 miliar, serta beban keuangan mengalami kenaikan dari Rp25,05 miliar menjaid Rp32,58 miliar.

Penjualan Pokok perseroan meningkat dari Rp526,87 miliar menjadi Rp719,52 miliar atau tumbuh 36,56%. Minyak sawit mentah dan inti sawit yang memberikan konstribusi terbesar ke Perseroan dengan Pendapatan Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar Rp668,69 miliar dan Rp493,17 miliar, selain itu Kecamba sebesar Rp26,14 miliar dan Rp21,96 miliar, serta lainnya Rp24,69 miliar dan Rp11,74 miliar.

SGRO pada Q1 2016 memiliki aset senilai Rp7,14 triliun, turun sedikit dari aset tahun 2015 yaitu Rp7,29 triliun. Utang yang dimiliki oleh Perseroan pada Q1 2016 sebesar Rp3,75 triliun, sedangkan pada tahun 2015 hanya sebesar Rp3,88 triliun.

Related posts