Desember 02, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih UNTR sebesar Rp730,51 miliar pada Q1 2016

Britama.com – Pada Q1 2016, United Tractor Tbk (UNTR) melaporkan penurunan kinerja sebesar 55,48% dengan laba bersih menjadi Rp0,73 triliun atau Rp196 per saham dibandingkan Rp1,64 triliun atau Rp439 per saham pada Q1 2015.

Penurunan kinerja UNTR pada Q1 2016 tersebut disebabkan oleh Kerugian kurs yang didapat pada Q1 2016 yaitu Rp398,96 miliar, sedangkan pada Q1 2015 mengalami keuntungan Kurs yang cukup besar yaitu Rp267,75 miliar, dan Pendapatan utama perseroan mengalami penurunan sebesar 15,41% menjadi Rp10,70 triliun di Q1 2016 dari Pendapatan utama perseroan di Q1 2015 yaitu sebesar Rp12,65 triliun. Pendapatan Keuangan juga mengalami penurunan dari Rp26,49 miliar menjadi Rp25,76 miliar.

UNTR merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat kontraktor, tambang, jasa konstruksi, serta perbaikan mesin konstraktor merk komatsu. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan Jasa dengan Pendapatan pada Q1 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar Rp6,43 triliun dan Rp7,77 triliun, dan Penjualan sebesar Rp4,27 triliun dan Rp4,88 triliun, berikut ini adalah rincian pendapatan perseroan antara lain

  1. Penjualan
    • Mesin Konstruksi – Rp2,98 triliun dan Rp4,43 triliun.
    • Batubara – Rp1,28 triliun dan Rp1,43 triliun.
    • Industri Konstruksi – Rp9,55 miliar dan Rp-.
  2. Pendapatan Jasa
    • Kontraktor Penambangan – Rp5,58 triliun dan Rp7,00 triliun.
    • Kontraktor Konstruksi (dari ACST) – Rp448,13 miliar dan Rp313,35 miliar.
    • Mesin Konstruksi – Rp396,33 miliar dan Rp452,22 miliar.

Pada awal tahun 2015, United Tractors Tbk membentuk pilar bisnis ke-empat yaitu Kontraktor Konstruksi. Realisasi tersebut salah satunya adalah dengan mengakuisi mayoritas saham PT Acset Indonusa Tbk(ACST), sebuah perusahaan publik di Indonesia yang menyediakan jasa manajemen konstruktis bangunan dan pondasi.

Untuk Beban Pokok juga mengalami penurunan dari Rp12,65 triliun Q1 2015 menjadi Rp10,08 triliun Q1 2016, dan Beban Usaha mengalami penurunan dari Rp725,66 miliar menjadi Rp615,22 miliar.

Total aset Perseroan pada Q1 2016 sebesar Rp61,88 triliun, naik sedikit dari Total aset 2015 yaitu Rp61,72 triliun, dan Total utang pada Q1 2016 mencapai Rp22,05 triliun, turun sedikit dari total utang 2015 yaitu Rp22,47 triliun.

Sebagai catatan, UNTR telah merealisasikan belanja modal sebesar Rp416,65 miliar pada Q1 2016. Penggunaan terbesar berasal dari pembelian aset tetap senilai Rp366,43 miliar, dan biaya Eksplorasi senilai Rp32,22 miliar, sisanya Pembayaran Liabilitas Keuangan Jangka panjang dan Investasi pada aset keuangan untuk dijual.

Related posts