November 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penjualan batubara PTBA capai 5,32 juta pada Q1 2016 dan target 29,17 juta ton tahun 2016

Britama.com – Pada tahun ini, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) merencanankan penjualan batubara sebesar 29,17 juta ton, atau naik 51% dibandingkan Penjualan tahun sebelumnya sebesar 19,10 juta ton, dan juga rencana produksi & pembelian batubara sebesar 28,23 juta ton atau naik 37% dibandingkan 20,74 juta pada tahun 2015.

Untuk mendukung rencana tersebut di atas, Perseroan menginvestasikan prasarana dan sarana seperti dumtruck, Shovel, crusher Station dan Overlan Conveyor system secara keseluruhan dengan mengunakan tenaga listrik di pertambangan Tanjung enim dengan total investasi mencapai Rp2,4 triliun. Selain itu cucu usaha PTBA, yaitu PT Satria Bahana Sarana (SBS) bergerak di bidang jasa pertambangan melakukan investasi senilai Rp962,2 miliar dengan pembelian sejumlah trik dengan tonase sekitar 100 ton dan peralatan lainnya.

Sementara itu penjualan batubara PTBA pada Q1 2016 mencapai 5,23 juta ton atau naik 14% dibandingkan 4,57 juta pada periode yang sama tahun lalu, penjualan tersebut terdiri dari 2,91 juta ton untuk domestic dan 2,32 juta ton untuk ekspor.

Adapun angkutan kereta api dari lokasi tambang menuju Pelabuhan Tarahan di Bandar Lambung dan Dermaga Kertapati di Palembang pada Q1 2016 tercatat 4,28 juta ton atau naik 19% dibanding tahun sebelumnya sebesar 3,59 juta ton. Dengan demikian Manajemen Perseroan melihat perkembangan tersebut, Perseroan optimis target akan tercapai pada tahun 2016.

Sebagai informasi, PT Kereta Api Indonesia (KAI) juga sudah menyelesaikan pembangunan rel double track dari lokasi tambang di Tanjung Enim hingga ke Prabumulih, dimana sebelumnya KAI sudah melakukan penambahan lokomotif dan gerbong batubara dalam jumlah besar. Hal ini juga mendukung terpenuhinya target angkutan batubara KAI tahun ini sebesar 23,7 juta ton atau naik sekitar 50% dari tahun sebelumnya sebesar 15,79 juta ton. Dan dengan demikian Pelabuhan Tarahan juga dapat beroperasi penuh sesuai dengan kapasitasnya sebesar 25 juta ton per tahun.

Related posts