November 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Q1 2016, Laba bersih Bank Tabungan Negara / BBTN naik 22,09%

Britama.com – Hingga 31 Maret 2016 atau Q1 2016, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) melaporkan pertumbuhan laba bersih sebesar 22,09% menjadi Rp491,09 miliar atau Rp46 per saham dibandingkan Rp402,26 miliar atau Rp38 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Pencapaian kinerja Bank Tabungan Negara pada Q1 2016 didukung oleh Pendapatan bunga dan Pendapatan Syariah yang mengalami pertumbuhan sebesar 15,89% menjadi Rp4,01 triliun dari Pendapatan Q1 2015 yaitu Rp3,46 triliun, Pendapatan bunga merupakan konstribusi terbesar ke Pendapatan pokok perseroan dengan Pendapatan Q1 tahun 2016 dan Q1 2015 masing-masing sebesar Rp3,88 triliun dan Rp3,35 triliun, sedangkan Pendapatan dari Syariah antara lain Rp131,73 miliar dan Rp110,95 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatan BBTN Q1 2016 dan 2015 antara lain

  1. Pendapatan Bunga
  2. Kredit – Rp3,62 triliun dan Rp3,12 triliun.
  3. Obligasi Pemerintah – Rp150,54 miliar dan Rp123,43 miliar.
  4. Efek-efek – Rp68,34 miliar dan Rp86,72 miliar.
  5. Penempatan Bank Indonesia dan Bank Lain – Rp26,35 miliar dan Rp8,40 miliar.
  6. Giro BI dan Bank Lain – Rp16,18 miliar dan Rp13,94 miliar.

Pendapatan Operasional meningkat dari Rp239,21 miliar menjadi Rp280,90 miliar.

Untuk Beban bunga dan Syariah mengalami kenaikan dari Rp1,92 triliun menjadi Rp2,26 triliun, dan Beban Operasional naik dari Rp1,03 triliun Q1 2015 menjadi Rp1.21 triliun di Q1 2016, sedangkan untuk cadangan Kerugian mengalami penurunan dari Rp189,33 miliar menjadi Rp136,79 miliar.

Hingga akhir maret 2016, Total Aset Bank Tabungan Negara mencapai Rp178,42 triliun, naik 3,85% dari Rp171,81 triliun di tahun 2015, dan Total Utang Bank Tabungan Negara mencapai Rp164,03 triliun naik dari Rp157,95 triliun.

Related posts